DENPASAR – METROPAGINEWS.COM || Upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda terus dilakukan FIFGROUP melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Jam Sosial Mengajar. Program yang menjadi bagian dari pilar MENYALA (Literasi Keuangan Menyeluruh) itu digelar di SMK Prshanti Nilayam Kuta pada Selasa, (19/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di era digital yang penuh tantangan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Kuta, Rinto Friadi Daely, yang didampingi RR. Diah Agustianti selaku Korpel FIFGROUP wilayah Bali serta Krisdian Wahyudi. Kehadiran tim FIFGROUP disambut hangat oleh pihak sekolah dan para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Prshanti Nilayam Kuta, Ni Wayan Suarni, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada FIFGROUP Kuta atas kerja sama yang selama ini terjalin baik dengan sekolah dalam mendukung pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak FIFGROUP Kuta atas kerja samanya selama ini dengan sekolah kami dalam rangka menyiapkan murid menjadi pribadi yang berkarakter dan kompeten,” ujar Ni Wayan Suarni.
Ia juga menilai program literasi keuangan seperti ini sangat penting bagi murid, terutama untuk memberikan pemahaman sejak dini tentang pengelolaan uang yang bijak dan aman di tengah perkembangan teknologi finansial saat ini.
“Melalui kegiatan ini, murid mendapat tambahan wawasan sekaligus bekal penting tentang cara mengelola keuangan secara cerdas dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Cabang FIFGROUP Kuta, Rinto Friadi Daely, menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah maraknya ancaman pinjaman online ilegal, judi online, hingga berbagai modus penipuan digital.
Menurutnya, banyak anak muda yang menjadi sasaran berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi keuangan karena kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan finansial yang sehat.
“Penting bagi generasi muda untuk memahami cara mengelola keuangan dengan baik agar tidak terjebak dalam pinjaman online ilegal, judi online maupun berbagai bentuk penipuan yang kini marak terjadi,” jelas Rinto.
Ia juga menjelaskan bahwa FIFGROUP tidak hanya memberikan edukasi kepada murid, tetapi juga melatih para guru untuk menjadi Duta MENYALA agar penyebaran edukasi literasi keuangan dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kusna Dewi, S.E., salah satu guru SMK Prshanti Nilayam Kuta yang terpilih sebagai calon Duta MENYALA.
Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif melalui diskusi dan permainan edukatif sehingga suasana kegiatan berlangsung meriah namun tetap fokus pada substansi pembelajaran.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu diawali dengan pretest, dilanjutkan pemaparan materi dan diakhiri dengan posttest guna mengukur tingkat pemahaman murid terhadap materi yang diberikan.
Selain itu, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize untuk meningkatkan semangat dan partisipasi murid selama kegiatan berlangsung.
Ni Wayan Suarni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai memberikan dampak positif bagi peserta didik maupun guru.
“Harapan kami, dengan informasi seperti ini murid-murid semakin bijak mengelola keuangan mereka sejak dini,” ungkapnya.
Melalui program Jam Sosial Mengajar, FIFGROUP berharap para guru yang telah dibekali literasi keuangan mampu menjadi agen edukasi di sekolah masing-masing bahkan menyebarkan pengetahuan tersebut ke sekolah lain, sehingga tercipta generasi muda yang cakap finansial, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(Alberto)


Komentar Klik di Sini