KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten lakukan sidak mendadak telepon genggam pegawai untuk cegah judi online; hasil pemeriksaan tidak temukan indikasi pelanggaran, pegawai juga diberikan edukasi tentang bahaya judol. Rabu ( 20/5/2026)
Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perangkat telepon genggam milik pegawai sebagai langkah preventif dalam mencegah praktik judi online (judol) di lingkungan kerja. Kegiatan yang dilakukan secara terencana ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Bapas Klaten dalam keterangannya menyampaikan bahwa sidak ini dilakukan guna memastikan tidak terdapat aplikasi maupun aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian online di antara pegawai. “Langkah ini merupakan upaya nyata kami dalam mendukung arahan pemerintah terkait pemberantasan judi online serta menjaga marwah institusi pemasyarakatan agar tetap bersih dari praktik-praktik yang melanggar hukum dan kode etik pegawai,” ujarnya dengan tegas.
Dalam pelaksanaan sidak yang berlangsung di ruang kerja masing-masing bagian, petugas Satopspatnal secara seksama memeriksa berbagai aplikasi yang terpasang serta aktivitas digital yang berpotensi berkaitan dengan judi online. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi apapun terkait keterlibatan pegawai dalam aktivitas judi online, baik sebagai pengguna maupun pelaku.

Selain melakukan pemeriksaan langsung, pada kesempatan yang sama pegawai juga diberikan materi penguatan terkait bahaya judi online yang tidak hanya dapat berdampak buruk pada kondisi ekonomi pribadi dan keluarga, tetapi juga dapat merusak kesehatan psikologis serta integritas sebagai ASN. Tim Satopspatnal menegaskan bahwa pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan tidak hanya fokus pada perangkat telepon genggam, tetapi juga pada penggunaan jaringan internet kantor guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai integritas serta komitmen reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dengan adanya sidak yang dilakukan secara transparan dan objektif ini, diharapkan seluruh pegawai semakin sadar akan pentingnya menjaga disiplin diri, mematuhi peraturan yang berlaku, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum dan etika, termasuk praktik judi online yang dilarang oleh peraturan negara.
Integritas adalah pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Semoga upaya pencegahan yang dilakukan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang bersih dan bebas dari praktik yang merusak.
( Desi )


Komentar Klik di Sini