KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten gelar deklarasi dan ikrar bersama untuk menciptakan pemasyarakatan bersih dari HP ilegal, narkoba, dan penipuan; seluruh petugas dan perwakilan warga binaan terlibat dengan langkah konkret pasca deklarasi untuk memastikan lingkungan yang aman dan kondusif.Sabtu ( 9/5/2026)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten menggelar upacara deklarasi dan pengambilan sumpah Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Pungutan Liar (Halinar). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan internal Lapas ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta perwakilan warga binaan. Agenda ini menjadi momentum krusial bagi Lapas Klaten untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, tertib, dan jauh dari praktik-praktik ilegal yang berpotensi mencoreng nama baik institusi.

Dalam orasinya, Kepala Lapas Klaten menekankan bahwa ikrar yang disampaikan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan janji suci yang harus diimplementasikan dalam setiap tugas sehari-hari. Poin utama yang ditegaskan adalah komitmen penuh untuk memberantas penggunaan ponsel ilegal, mencegah peredaran narkotika, serta menindak segala bentuk penipuan yang kerap memanfaatkan fasilitas telekomunikasi dari dalam penjara.
Seluruh petugas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan fungsi kontrol secara ketat demi menjaga marwah dan integritas dunia pemasyarakatan.

Langkah konkret yang diambil pasca deklarasi ini mencakup peningkatan intensitas penggeledahan rutin di kamar hunian warga binaan serta optimalisasi penggunaan teknologi deteksi dini untuk mendeteksi barang terlarang. Lapas Klaten berkomitmen untuk menutup setiap celah sekecil apa pun yang memungkinkan masuknya barang-barang terlarang. Selain itu, pembinaan kesadaran bagi warga binaan juga diperkuat agar mereka memahami bahwa lingkungan yang bersih dan tertib akan mendukung proses reintegrasi sosial mereka dengan lebih baik.
Selain aspek keamanan, integritas pegawai menjadi pilar utama dalam gerakan “Lapas Klaten Bersih”. Setiap petugas diingatkan untuk tidak bekerja sama dengan oknum atau terlibat dalam praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun. Sanksi tegas dipastikan menanti bagi siapa saja yang terbukti melanggar kode etik dan poin-poin ikrar yang telah diucapkan. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan publik bahwa Lapas Klaten benar-benar bertransformasi menjadi zona yang transparan dan berwibawa.
Melalui sinergi erat antara petugas dan warga binaan, diharapkan Lapas Klaten dapat terus mempertahankan predikat sebagai institusi yang aman dan kondusif. Semangat perubahan ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, namun menjadi budaya kerja yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, Lapas Klaten siap membuktikan bahwa integritas adalah harga mati dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berkualitas di wilayah Jawa Tengah.
Keamanan dan integritas institusi adalah fondasi untuk menjaga keberlanjutan proses pembinaan dan reintegrasi warga binaan. Semoga komitmen bersama yang telah diikrarkan dapat membawa perubahan nyata, membangun kepercayaan publik, dan menjadikan Lapas Klaten sebagai contoh institusi pemasyarakatan yang profesional dan dapat dipercaya.
( Desi )


Komentar Klik di Sini