BerandaDaerahMahasiswa KKN UNSIKA Bangun Insinerator dan Edukasi Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah...

Mahasiswa KKN UNSIKA Bangun Insinerator dan Edukasi Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah di Desa Sumurlaban

KARAWANG – METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melaksanakan salah satu program kerja unggulan berupa pembangunan insinerator yang dipadukan dengan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat di Desa Sumurlaban, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (09/07/2026)

‎Program pembangunan insinerator di Desa Sumurlaban dilatarbelakangi oleh kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih melakukan pembakaran sampah secara terbuka di pinggir jalan maupun di lahan kosong. Praktik tersebut menyebabkan asap menyebar ke lingkungan sekitar, mengganggu kenyamanan masyarakat, berpotensi menurunkan kualitas udara, serta dapat memengaruhi aktivitas warga yang melintas maupun tinggal di sekitar lokasi pembakaran.

Mahasiswa KKN UNSIKA Bangun Insinerator dan Edukasi Masyarakat  tentang Pengelolaan Sampah di Desa Sumurlaban

‎Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang menghadirkan program pembangunan insinerator sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah residu yang lebih terarah. Insinerator dibangun di area belakang Kantor Desa Sumurlaban sebagai lokasi yang telah disepakati bersama pemerintah desa. Dengan ruang pembakaran yang tertutup dan proses pembakaran yang lebih terkendali dibandingkan pembakaran terbuka, insinerator diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran asap ke lingkungan sekitar sekaligus mengurangi sembarangan membakar sampah secara sembarangan.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

‎Pembangunan insinerator ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan seluruh upaya pengelolaan sampah, melainkan menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu. Mahasiswa KKN juga mengedukasi masyarakat agar tetap menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi dianjurkan untuk didaur ulang atau dikelola melalui Bank Sampah, sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos, sedangkan insinerator digunakan untuk mengelola sampah residu yang sudah tidak kembali dimanfaatkan kembali.

Mahasiswa KKN UNSIKA Bangun Insinerator dan Edukasi Masyarakat  tentang Pengelolaan Sampah di Desa Sumurlaban

‎Program ini selaras dengan tema Kuliah Kerja Nyata Universitas Singaperbangsa Karawang, yaitu “Integrasi Inovasi Hijau, Transformasi Digital, dan Kesehatan Masyarakat dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan.” Pembangunan insinerator merupakan implementasi dari inovasi hijau, karena menghadirkan pendekatan pengelolaan sampah yang lebih terarah dibandingkan pembakaran terbuka.

Program ini juga mendukung aspek kesehatan masyarakat melalui upaya mengurangi gangguan akibat penyebaran asap pembakaran terbuka serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

‎(KKN Desa Sumurlaban)

Komentar Klik di Sini