BerandaPendidikanPembekalan Guru PAI Lulusan PPG Batch 4 Tahun 2025

Pembekalan Guru PAI Lulusan PPG Batch 4 Tahun 2025

KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Kementerian Agama Kabupaten Klaten menggelar kegiatan pembekalan bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang baru saja menuntaskan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Keneway Resto pada Selasa, 14 Juli 2026, menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi profesional, pedagogik, dan kepribadian para pendidik yang akan mengemban tugas mulia di lingkungan sekolah. Pembekalan ini dirancang tidak sekadar sebagai seremoni kelulusan, melainkan sebagai langkah strategis untuk memastikan lulusan PPG siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang dinamis (14/07/2026).

Acara dipandu oleh Retna Fithrotin, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Klaten, yang mewakili Kepala Kantor. Turut hadir tim teknis dari instansi terkait yang memberikan pendampingan dan materi pengayaan. Suasana pembekalan terasa hangat namun penuh fokus, para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman selama masa studi PPG, serta mengikuti sesi praktik dan simulasi pembelajaran. Materi yang disampaikan meliputi penguatan metode pembelajaran kontekstual, manajemen kelas, berbagai bahan penilaian, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pengembangan bahan ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik di Klaten.

Kolase dokumentasi kegiatan (dok foto @Pitut Saputra)
Kolase dokumentasi kegiatan (dok foto @Pitut Saputra)

Salah satu tujuan utama pembekalan adalah menanamkan kesadaran bahwa menjadi guru PAI bukan hanya soal penguasaan materi agama, tetapi juga tentang kemampuan membentuk karakter dan akhlak siswa. Dalam sambutannya, Retna memberikan apresiasi atas keberhasilan para peserta menuntaskan PPG dan menegaskan harapan besar yang melekat pada profesi guru. “Pencapaian ini menandakan besarnya tanggung jawab dan harapan mulia seorang guru karena ikut membentuk generasi mendatang yang berakhlak mulia,” ujar Retna. Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kelulusan merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mendidik dan membimbing anak bangsa.

Pembekalan disusun selaras dengan misi Asta Protas yang diusung Kemenag Klaten, yakni membangun ekosistem pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Untuk mewujudkan misi tersebut, panitia menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi pendidikan, pengawas, dan tokoh masyarakat yang membahas strategi pembelajaran berbasis karakter serta integrasi nilai-nilai lokal dalam pengajaran agama. Peserta diajak merancang rencana pembelajaran yang memadukan kurikulum nasional dengan kearifan lokal Klaten sehingga materi agama menjadi lebih kontekstual dan mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Sesi praktik menekankan penggunaan metode interaktif dan partisipatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Para guru dilatih menyusun modul pembelajaran yang memanfaatkan teknologi sederhana, seperti platform pembelajaran daring dan media audiovisual, tanpa mengabaikan prinsip keteladanan. Pendekatan keteladanan menjadi titik tekan penting, guru PAI diharapkan menjadi figur yang konsisten dalam perilaku dan nilai sehingga pesan moral yang disampaikan di kelas juga tercermin dalam tindakan sehari-hari.

Selain aspek pedagogis dan moral, pembekalan juga membahas teknik penilaian yang lebih mendalam dan holistik. Peserta belajar merancang instrumen penilaian yang mengukur kompetensi spiritual, sosial, dan kognitif siswa secara seimbang. Hal ini penting agar proses evaluasi tidak hanya berfokus pada hafalan atau aspek kognitif semata, melainkan juga pada perkembangan karakter dan sikap religius siswa. Dengan demikian, hasil pembelajaran dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan bagi proses pengajaran di sekolah.

Dampak dari terselenggaranya pembekalan ini diharapkan terasa langsung oleh masyarakat. Ketersediaan guru PAI yang profesional dan berintegritas memberi ketenangan bagi orang tua ketika menitipkan pendidikan agama anak-anak mereka. Keberadaan tenaga pengajar yang telah melalui proses pendidikan profesional dan pembekalan lanjutan diyakini akan meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan sekolah umum yang memiliki mata pelajaran PAI.

Penutupan acara diwarnai penyerahan sertifikat dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agama. Kemenag Klaten menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pengembangan profesional guru melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan teknis, dan monitoring evaluasi. Dengan langkah-langkah sistematis seperti pembekalan ini, diharapkan tercipta generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan berakhlak mulia, sehingga mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

( Pitut Saputra )