BerandaDaerahPemdes Kuluan dan Warga Bergerak Sendiri, Perbaiki Jalan Penghubung Ekonomi Desa

Pemdes Kuluan dan Warga Bergerak Sendiri, Perbaiki Jalan Penghubung Ekonomi Desa

KEFAMENANU – METROPAGINEWS.COM || Menyadari pentingnya infrastruktur bagi kelancaran aktivitas masyarakat, Pemerintah Desa Kuluan, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar kerja bakti bersama masyarakat pada Rabu, 5 November 2025.

 

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan yang mulai tiba.

Kepala Desa Kuluan, Yosef Dupe, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan inisiatif pemerintah desa bersama masyarakat untuk memperbaiki jalan rusak yang menjadi akses utama keluar-masuk desa.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong karena jalan ini adalah urat nadi perekonomian desa. Jika hanya menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah, masyarakat akan terus kesulitan beraktivitas, terutama saat musim hujan,” ujar Yosef kepada wartawan.

Menurut Yosef, proposal perbaikan jalan sebenarnya telah disampaikan ke pemerintah daerah (Pemda) sejak beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapat tanggapan atau tindak lanjut. Kondisi ini membuat masyarakat memilih bertindak sendiri agar akses transportasi tetap lancar.

“Ruas jalan ini menghubungkan Desa Kuluan dengan wilayah Biboki Selatan melalui jalan Manenu. Jalur ini sangat vital karena menjadi satu-satunya akses utama yang digunakan warga untuk beraktivitas di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Yosef berharap kegiatan kerja bakti ini bisa menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata memperhatikan kondisi jalan tersebut.

Ia menilai, perhatian terhadap infrastruktur desa tidak hanya membantu mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi lokal.

“Kami berharap Pemda TTU dapat lebih cepat merespons dan menindaklanjuti proposal yang telah kami ajukan. Perbaikan jalan ini akan sangat membantu masyarakat dalam menjual hasil pertanian mereka,” jelasnya.

Desa Kuluan sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil porang, kemiri, kelapa, dan berbagai tanaman produktif lainnya.

Potensi ekonomi ini, menurut Yosef, bisa berkembang pesat jika didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai.

Dengan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat, kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud nyata kemandirian warga dalam menjaga pembangunan di desanya   sembari tetap berharap perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah.

(Alberto)

Komentar Klik di Sini