Banjarbaru – metropaginews.com || Dewan Pengurus Wilayah Garda Wanita Malahayati Partai Nasional Demokrat Kalimantan Selatan (DPW Garnita Malahayati NasDem Kalsel) memperingati Hari Ibu 22 Desember 2022, dengan melakukan giat berbagi bersama ibu dan anak balita, Rabu (21/1/2022).

Acara yang berlangsung di halaman Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, Jalan A. Yani Paal 21, Jalan Griya Asri Nomor 49 RT. 04 RW. 02, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru ini diisi dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk 50 balita dalam rangka meningkatkan status gizi anak.

Ketua DPW Garnita Malahayati Nasdem Kalsel Gt. Miftahul Chotimah, SE mengatakan sebagai sayap Partai NasDem, ia harus selalu berkolaborasi yang kuat dengan rakyat. “Salah satunya kami fokus terhadap masalah kesehatan saat ini. Kenapa kami konsen terhadap gizi anak, karena memang akhir-akhir ini stunting itu merupakan kasus yang angkanya harus diturunkan oleh pemerintah, dan kami tak tinggal diam. Dari 13 kabupaten/kota yang ada di Kalsel yang paling buruk angka stunting sebenarnya adalah Kabupaten Barito Kuala, tapi karena terkendala masalah kesiapan, maka Peringatan Hari Ibu dialihkan ke Kota Banjarbaru,” katanya terkait masalah giat PMT balita.
Lebih jauh, perempuan yang akrab disapa Emma ini berharap kedatangan mereka di lapangan akan terus bekerja memastikan bahwa setiap anak Indonesia dapat lahir dengan sehat, dapat tumbuh dengan gizi yang cukup, bebas dari stunting atau tumbuh kerdil.

Emma melanjutkan, masa emas pencegahan stunting pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Karenanya, ia berpesan agar sejak hamil ibu-ibu harus rutin cek kehamilan ke posyandu dan minum suplemen Zat Besi, memberikan ASI ekslusif dan gizi yang seimbang. “Intinya, kita semua dapat mencegah seorang anak mengalami gizi buruk. Ingat, balita kita pasif, orang tuanya harus yang aktif memberikan pola asuh terbaik. Kegagalan sejak dini, adalah kegagalan bagi dirinya dan masa depannya,” ujarnya.

Senada dengan Emma, Ketua Panitia Safriah mengatakan melalui giat PMT ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak. Isi paket yang dibagi yakni bubur, snack, susu dan makanan yang diperlukan sesuai usia balita/batita.
“Salah satu upaya mencegah stunting adalah pemberian makanan yang bergizi, selain itu juga adanya air minum dan sanitasi yang layak untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” pungkas Wakil Bidang Perempuan dan Anak ini. (Ichal) **


Komentar Klik di Sini