BerandaPemerintahPerkuat Kemandirian, Lapas Klaten Gandeng CV Pandawa Lima Kembangkan Budidaya Lele

Perkuat Kemandirian, Lapas Klaten Gandeng CV Pandawa Lima Kembangkan Budidaya Lele

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten gandeng CV Pandawa Lima kembangkan budidaya lele. Program pembinaan skill & jaminan pasar, wujudkan warga binaan mandiri dan kontribusi PNBP.Kamis (30/4/2026)

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten terus bertransformasi menjadi lembaga yang produktif dan mandiri. Kali ini, institusi ini secara resmi menjalin sinergi strategis dengan CV Pandawa Lima guna mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui sektor perikanan, khususnya budidaya ikan lele.

 

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menjadi langkah nyata dalam upaya mencetak warga binaan menjadi tenaga kerja terampil dan siap bersaing di dunia usaha.

Desain tanpa judul 20260430 070631 0000

Kepala Lapas Kelas IIB Klaten menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan program pelatihan. Melalui perjanjian ini, CV Pandawa Lima tidak hanya berperan sebagai mitra, tetapi juga sebagai pembina utama.

 

“Mereka tidak hanya menyediakan bibit dan pakan berkualitas, tetapi juga bertindak sebagai instruktur ahli yang memberikan pendampingan teknis secara intensif. Hal ini bertujuan memberikan standar operasional profesional, mulai dari teknik penyemaian, perawatan, hingga masa panen nanti,” ujar Kalapas.

 

Jaminan Pasar dan Kontribusi PNBP

Salah satu keunggulan dari kerjasama ini adalah adanya kepastian hukum dan ekonomi. CV Pandawa Lima berkomitmen penuh untuk membantu pemasaran atau menyerap hasil panen lele yang dihasilkan oleh warga binaan.

 

Dengan adanya jaminan serapan produksi ini, program memiliki siklus ekonomi yang jelas dan berkelanjutan. Pihak Lapas pun optimis, hasil dari budidaya ini nantinya tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

 

“Selain menambah pendapatan negara, yang terpenting adalah warga binaan mendapatkan bekal ilmu yang nyata. Saat mereka bebas nanti, mereka sudah paham betul cara beternak dan cara memasarkannya,” tambahnya.

Desain tanpa judul 20260430 070449 0000

Antusias Warga Binaan Ikuti Pelatihan

Para warga binaan yang terlibat tampak sangat antusias menyambut kesempatan emas ini. Mereka mendapatkan ilmu langsung dari praktisi industri yang berpengalaman.

 

Materi yang diajarkan sangat komprehensif, mulai dari manajemen kualitas air, teknik pemberian pakan yang efisien, hingga cara penanganan penyakit pada ikan lele agar pertumbuhannya maksimal.

 

Program ini juga menjadi bukti nyata upaya mengubah stigma negatif masyarakat. Bahwa di balik jeruji besi, para penghuni Lapas tetap bisa berkarya secara produktif, menghasilkan produk pangan berkualitas, dan layak konsumsi oleh masyarakat luas.

 

Menuju Ekosistem Pembinaan yang Ideal

Dengan adanya sinergi yang solid ini, Lapas Kelas IIB Klaten berharap dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang ideal dan mandiri. Keberhasilan budidaya lele ini rencananya akan dijadikan sebagai pilot project atau percontohan untuk pengembangan unit-unit usaha lainnya di masa mendatang.

 

Melalui kerja keras dan kolaborasi ini, Lapas Klaten optimis dapat melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru di bidang perikanan yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat luas setelah menyelesaikan masa pidana mereka.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini