Rabu, Juli 24, 2024

Pj. Wali kota Cimahi Gelar Aksi Penanaman Pohon di Baros, Kompensasi Pembangunan Betania Fresh Anointing .

Must Read

CIMAHI – metropaginesw.com|| PJ Walikota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan. S.Si., M.M., menggelar aksi penanaman pohon Baros (Manglid Baros) di Jl. HMS Mintareja Baros, sekaligus meninjau pembangunan Gereja Betania Fresh Anointing (GFA), Jumat (06/01/2023).

Aksi penanaman pohon tersebut, dihadiri juga oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) kota Cimahi, Drs. Herry Zainy, M.M., Camat Cimahi Tengah, Lurah Baros, Danramil 0908/ Cimahi Tengah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Pj. Walikota Cimahi, Dikdik S Nugrahawan mengatakan, warga Cimahi agar senantiasa selalu menjaga keseimbangan alam didalam setiap aktivitas pembangunan, dan ini memiliki dampak. Tugas kita adalah meminimalisasi dampak dari adanya aktivitas pembangunan.

Dalam pembangunan Gereja Betania Fresh Anointing ( GFA ), dan berdasarkan informasi, ada beberapa pohon yang pada akhirnya harus ditebang sebagai dampak dari pembangunan gereja tersebut, hari ini kita akan melaksanakan penanaman pohon Baros, sebanyak 25 pohon yang di tanam di ruang terbuka hijau.

Saat di wawancara media, Dikdik S Nugrahwan menjelaskan, Penanaman pohon Baros, adalah sebagai kompensasi dari adanya beberapa pohon yang di tebang untuk pembangunan Gereja.

“Pohon yang di tanam di Jl.HMS Mintareja Baros, sekitar 25 pohon.
Harapannya bagaimana kita harus menyadari bahwa aktivitas pembangunan Gereja ini harus bisa mempertahankan keberlangsungan Lingkungan.Dan ada keseimbangan alam, kemudian yang kita pilih adalah tanaman yang khusus spesifik Baros. Mudah-Mudahan menjadi hal yang akan menguatkan sejarah Baros, dengan di tanamnya pohon Baros,” Kata Dikdik.

“Terkait penebangan pohon yang di alun-alun Cimahi, kita kembali kepada aturan, di setiap pembangunan yang harus memerlukan pembebasan lahan, atau penebangan pohon, akan di ganti dengan pohon yang lain, dan di tanam pohon yang baru,” ucapnya.

Dikdik juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat kota Cimahi, di tahun 2024 akan memasuki tahun politik, di larang untuk memasang baliho, spanduk dan lainnya, di pohon yang ada di pinggir jalan, yang bisa merusak kesehatan pohon tersebut,” Imbuhnya.

Sementara itu, panitia pembangunan gereja Novian Suryo Utomo, menjelaskan Lahan yang akan di bangun untuk Geraja, puskesmas, dan pos polisi dengan luas, 12 ribu meter persegi.

“Kesepakan dengan warga Kelurahan Baros, bahwa di sini bisa di bangun gereja, kemudian kami dirikan puskesmas, dan pos polisi. Sehubungan di kelurahan Baros ini belum ada puskesmas maka warga di sini minta di bangunkan puskesmas, untuk kepentingan masyarakat kelurahan Baros dalam pengobatan,” Katanya.

“Dalam pembangunan nya kami selaku panitia pelaksana akan merekrut pekerja asli warga Baros, dengan pekerjaan apa sajah yang intinya warga disini mendapatkan pekerjaan.

Untuk selanjutnya ke depannya kalau bangunan ini sudah selesai, dalam pengelolaan parkir kami serahkan juga ke warga di sini dengan sistem giliran, yang akan di atur oleh ketua RW nya. Harapan saya semua masyarakat bisa bersinergi bersama-bersama,” pungkasnya.(*)

Reporter : Rustandi

ONLINE TV NUSANTARA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Jagal RPH Pegirian Tolak Pemindahan Tempat Baru

SURABAYA-METROPAGlNEWS.COM || Tersiar kabar bahwasanya dalam waktu dekat ini pemerintah kota Surabaya, bakalan memindahkan rumah pemotongan hewan (RPH) yang...

More Articles Like This


Notice: ob_end_flush(): Failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/metropaginews/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427