Kab.Bandung – metropaginews.com || Sosialisasi kenakalan remaja dan pencegahan bayi stunting di laksanakan Polresta Bandung bersama Bupati di sekolah SMAN 1 Baleendah, kecamatan Baleendah, kabupaten Bandung, Senin (30/1/2023)

Kapolresta Bandung Kombes pol Kusworo Wibowo bersama Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, melaksanakan upacara bendera hari ini di SMAN Baleendah yang sekaligus menjadi inspektur Upacara. Kapolresta Bandung Kombes pol Kusworo Wibowo mengatakan, ini merupakan program police goes to school yang akan digelar di setiap sekolah, baik SMA maupun SMP yang ada di kab.Bandung pada minggu ke-4 setiap bulanya.
Dalam kegiatan police goes to school ini ke depannya akan diikuti seluruh perwira Polresta Bandung, yang mana akan melaksanakan di setiap bulannya menjadi inspektur upacara di SMA dan di SMP. Ucap Kusworo.

Menurut keterangan Kusworo, tujuan kegiatan ini merupakan arahan dari presiden republik Indonesia Joko Widodo, yang mana meminta seluruh jajaran kepolisian untuk turut serta melakukan pencegahan stunting.
Dalam pencegahan stunting ini, pernikahan dini merupakan salah satu pemicunya, di mana melibatkan pasangan yang masih belum mapan secara ekonomi sehingga mengakibatkan stanting atau gagal pertumbuhan pada anak atau bayi.tutur Kusworo.
Dalam kesempatan ini Kombes pol Kusworo Wibowo juga menyampaikan himbauan kepada seluruh pelajar SMAN 1 Baleendah untuk menghindari hal yang dapat mengganggu masa depan anak, khususnya para pelajar untuk menghindari tawuran maupun Gank motor, juga perbuatan yang melawan hukum yang menjadi tindak kejahatan seperti menggunakan narkoba serta tidak bijak bermedsos karna bisa terjerat UU ITE.tegasnya
Dalam kesempatan yang sama Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna mengatakan Pemkab Bandung bersama Polresta berkolaborasi menggelar sosialisasi ini sebagai bentuk langkah preventif menekan aksi-aksi melanggar hukum yang dilakukan anak usia transisi.
Dalang Supriatna berpendapat, orang tua guru serta lingkungan sangat berperan penting dalam pembentukan karakter remaja, mengingat di usia tersebut, para remaja akan mencari jati diri dan mencoba hal-hal yang baru.imbuhnya
Di usia yang relatif remaja, ini biasanya disebut juga masa pubertas, perubahan ini juga yang berdampak pada kepribadian remaja yang menjadikan mereka lebih berani untuk mencoba berbagai hal yang seharusnya tidak mereka lakukan, tentunya ini tahap inilah orang tua memiliki peran vital terhadap tumbuh kembang agar anak-anak tidak terhanyut oleh modernisasi zaman dan tidak melakukan hal-hal yang bisa mengakibatkan kerugian untuk dirinya maupun keluarga, sehingga generasi penerus tidak menjadi rusak.tandasnya
Reporter : Jaelani


Komentar Klik di Sini