JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa), Feri Rusdiono, mengusulkan reformasi total dalam sistem seleksi calon anggota legislatif. Menurutnya, syarat menjadi wakil rakyat harus diperketat agar kualitas dan integritas anggota dewan benar-benar terjamin.
Dalam pernyataannya pada Minggu (7/9/2025), Feri menegaskan bahwa setiap calon anggota dewan harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal Strata-2 (S2) dengan ijazah asli yang terverifikasi. “Yang mewakili rakyat harus lebih pintar dari rakyatnya,” ujarnya.
Selain pendidikan, Feri juga mengusulkan kewajiban memiliki skor TOEFL minimal 500 untuk memastikan kemampuan bahasa asing. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi isu global dan kerja sama internasional.
Seleksi Ala Rekrutmen Perusahaan
Feri membandingkan seleksi calon anggota dewan dengan rekrutmen karyawan di perusahaan swasta. “Di perusahaan swasta, untuk gaji UMR saja pelamar minimal harus S1 dan menyertakan SKCK. Maka calon anggota dewan pun wajib menunjukkan SKCK bersih dari catatan korupsi, pidana, maupun pelanggaran hukum,” tegasnya.
Ia bahkan mengusulkan agar pemilu langsung dihapus dan diganti dengan sistem kontes besar yang disiarkan televisi nasional. Dalam sistem ini, para calon akan menjalani tes tertulis, wawancara, serta pemaparan visi-misi, sebelum akhirnya dipilih rakyat melalui voting SMS. “Lebih efisien, tanpa perlu baliho, kaos, atau serangan fajar,” kata Feri.
Putus Rantai Korupsi dan Hemat Anggaran
Feri menilai dana kampanye yang besar sering dianggap sebagai investasi yang akhirnya mendorong praktik korupsi pasca-terpilih. Sistem kontes diyakininya dapat memutus rantai tersebut sekaligus menghemat anggaran negara.

BACA JUGA : Kasus Perampokan di Kedungreja Disidangkan, Tak Ada Saksi yang Meringankan
Ia juga mengusulkan reformasi fasilitas anggota dewan, di antaranya:
Penghapusan tunjangan rumah dengan membangun rumah susun di kompleks DPR-MPR.
Penghapusan tunjangan pengawalan khusus, kecuali untuk ambulans dan pemadam kebakaran.
Larangan rapat di hotel, semua rapat wajib diadakan di gedung DPR.
Pembekalan keterampilan tambahan seperti bela diri, public speaking, dan penguasaan aplikasi digital agar tidak bergantung pada staf khusus.
Tes konsentrasi rutin untuk mencegah praktik judi online atau tidur saat rapat.
Legislator Berintegritas
Melalui usulan-usulan ini, Feri Rusdiono menegaskan tekad PWO Dwipa untuk mendorong lahirnya anggota dewan yang berwawasan luas, berintegritas, dan benar-benar fokus pada kepentingan rakyat.
(Tjip)


Komentar Klik di Sini