PURWAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan kegiatan Sosialisasi UMKM Go-Digital di Desa Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, pada 15 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua RT 08 Desa Tegalwaru ini dihadiri oleh Ketua RT setempat, aparat desa, para pelaku UMKM, serta warga Desa Tegalwaru.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap pentingnya pengembangan produk serta pemanfaatan teknologi digital dalam menunjang kegiatan usaha. Mahasiswa KKN Unsika hadir sebagai pendamping yang memberikan edukasi sekaligus praktik langsung kepada para pelaku UMKM.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN Unsika memberikan sosialisasi mengenai logo, kemasan produk, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi usaha. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Fauzan Jagi Daniswara, mahasiswa KKN Unsika Program Studi Sistem Informasi, bersama Fitria Defi Khairunisa, mahasiswa KKN Unsika Program Studi Akuntansi. Dalam pemaparannya, Fauzan menyampaikan bahwa “logo yang bagus sangat berpengaruh dalam menarik minat pembeli, karena menjadi identitas awal yang dilihat konsumen terhadap sebuah produk.”

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan logo dan kemasan produk. Dalam sesi ini, pelaku UMKM didampingi secara langsung oleh mahasiswa KKN untuk merancang logo sederhana serta menentukan konsep kemasan yang sesuai dengan karakter produk masing-masing.
Sebagai bentuk praktik usaha dari nol, mahasiswa KKN juga mengadakan praktik pembuatan contoh produk sabun cuci piring alami berbahan pandan dan daun jeruk. Praktik ini dimulai dari pengenalan bahan, proses pembuatan, hingga tahap pengemasan produk yang dilengkapi dengan logo dan kemasan. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata kepada pelaku UMKM mengenai proses membangun usaha dari awal hingga siap dipasarkan.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pelaku UMKM yang hadir. Salah satunya disampaikan oleh Bu Fitri, pemilik usaha peyek di Desa Tegalwaru.
“Mahasiswa KKN benar-benar membantu saya, terutama dalam membuat logo dan kemasan untuk usaha peyek saya. Sekarang tampilannya jadi lebih rapi dan menarik, jadi saya lebih percaya diri untuk berjualan,” ujar Bu Fitri.
Di akhir kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN Unsika melaksanakan pendataan pelaku UMKM yang berminat untuk mendapatkan pendampingan lanjutan, khususnya dalam pembuatan QRIS dan e-wallet sebagai metode pembayaran non-tunai.
BACA JUGA : Aktif di Media Sosial, Zalxgra Siap Tunjukkan Diri Lewat Cosplay
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, pada hari berikutnya mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Desa Tegalwaru melakukan kunjungan langsung ke rumah pelaku UMKM yang telah terdata dan berminat untuk dibuatkan QRIS dan e-wallet. Pendampingan ini dilakukan agar proses pendaftaran, verifikasi, hingga penggunaan QRIS dapat dipahami dengan lebih mudah oleh pelaku UMKM. Melalui kegiatan tersebut, dua UMKM pertama yang berhasil didaftarkan berasal dari usaha mukenah serta toko sembako dan buket, sebagai langkah awal penerapan transaksi non-tunai di Desa Tegalwaru. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang diharapkan mampu membantu pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung perkembangan UMKM desa.

Pendampingan melalui kunjungan langsung tersebut dirasakan manfaatnya oleh Bu Evi, salah satu pelaku UMKM di Desa Tegalwaru.
“Terima kasih mahasiswa KKN yang sudah mendampingi saya sampai berhasil membuat QRIS untuk pembayaran non-tunai. Soalnya di desa ini sebelumnya belum ada QRIS, jadi ini sangat membantu kami yang sedang berusaha,” ungkap Bu Evi.
Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi, workshop, hingga pendampingan lanjutan, Kelompok KKN Desa Tegalwaru tidak hanya berperan sebagai pendamping teknis, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mendorong peningkatan literasi dan kapasitas digital masyarakat. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya identitas produk, pemasaran digital, serta sistem pembayaran non-tunai sebagai bagian dari pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Kelompok KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Desa Tegalwaru berharap kegiatan Sosialisasi UMKM Go-Digital ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat kemandirian pelaku UMKM dan meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan meningkatnya pemahaman dan pemanfaatan teknologi, masyarakat diharapkan mampu menjadikan digitalisasi sebagai sarana strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi desa.
(Kelompok KKN Universitas Singaperbangsa Karawang Desa Tegalwaru, 2026)


Komentar Klik di Sini