BerandaPendidikanUndana dan UNTL Gelar Seminar Internasional di Dili, Presiden Ramos Horta Dorong...

Undana dan UNTL Gelar Seminar Internasional di Dili, Presiden Ramos Horta Dorong Pendirian Universitas di Perbatasan

DILI — METROPAGINEWS.COM || Untuk pertama kalinya, Universitas Nusa Cendana (Undana), Indonesia, dan Universitas Negeri Timor Leste (UNTL), Timor Leste, berkolaborasi menyelenggarakan Seminar Internasional sebagai host dan co-host.

 

Kegiatan bergengsi ini berlangsung selama dua hari di Kampus UNTL, Dili, dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari dunia pendidikan, termasuk Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, yang turut membuka acara dan menyampaikan pidato kunci.

Wakil Rektor IV Undana, Prof. Dr. Jefri Bale, S.T., M.Eng, yang juga menjadi keynote speaker, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan momen bersejarah bagi kedua institusi pendidikan tinggi di kawasan Pulau Timor.

“Ini adalah seminar internasional pertama yang menghadirkan Undana sebagai host dan UNTL sebagai co-host. Sebuah langkah maju dalam membangun jejaring akademik lintas negara yang sebelumnya terhambat oleh batas administratif,” ujar Prof. Jefri, Jum’at 9 Mei 2025.

Menurutnya, meskipun Indonesia dan Timor Leste adalah dua negara yang berbeda, keduanya berada dalam satu kawasan regional Pulau Timor dengan latar budaya, lingkungan, dan karakter masyarakat yang serupa.

“Kita hidup di lingkungan yang sama, budaya yang sama, bahkan orang-orangnya juga sama. Maka, tak seharusnya batas negara menjadi penghalang dalam memajukan pendidikan tinggi,” tambahnya.

Seminar ini juga menjadi wadah mempererat hubungan kerja sama internasional antara Undana dan UNTL. Prof. Jefri menekankan pentingnya kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat di kedua negara.

Sorotan utama seminar ini adalah kehadiran Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, yang tampil sebagai keynote speaker. Dalam pidatonya yang memikat, beliau mengusulkan ide visioner untuk mendirikan sebuah universitas bersama di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

“Pendirian universitas di wilayah perbatasan dapat menjadi simbol nyata kerja sama dan integrasi dua bangsa yang berbagi satu daratan,” ujar Presiden Horta.

Selain Presiden dan Prof. Jefri, seminar ini juga dihadiri oleh Rektor dan jajaran pimpinan UNTL, di antaranya Drs. Florindo Pereira, M.Si., Ph.D, serta puluhan pembicara dari berbagai institusi akademik. Tak hanya itu, perwakilan parlemen Timor Leste, pejabat dari Kementerian Pendidikan Timor Leste, dan para ahli pendidikan turut meramaikan forum ilmiah ini.

Seminar ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan diplomasi akademik di kawasan Asia Tenggara, khususnya antara Indonesia dan Timor Leste, yang tidak hanya berbagi sejarah, tetapi juga masa depan bersama dalam pendidikan.***

Reporter: Alberto L

Komentar Klik di Sini