PROBOLINGGO – METROPAGINEWS.COM II Tanaman buah anggur di Kota Probolinggo bukanlah hal yang baru, mengingat icon Kota /Kabupaten Probolinggo merupakan buah anggur dan mangga yang hingga saat ini eksis, walau keberadaan buah anggur sudah menurun drastis signifikan, Kamis (10/7).
Diungkapkan Fauzan warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo mengaku tanam buah anggur secara mandiri kuranglebih 2 tahun ini.
Menurutnya, tanaman buah anggur setelah dipelajari mengalami fluktuatif dan perlu mendapatkan perlakuan secara intensif disaat musim penghujan yang ekstrem.

” Saya sudah mencoba menanam sebanyak 24 jenis bibit buah anggur bervariatif. Ada beberapa jenis bibit buah yang tahan akan cuaca ekstrem dan ada yang rentan sekali dengan cuaca yang tingkat keasamannya tinggi. Itu kembali tergantung kita dalam memperlakukan perawatan mulai saat Dimasa pertumbuhan hingga pembuahan buah,” Ungkapnya.
Saat ini tanaman buah anggur miliknya berjenis Harold sudah mulai banyak berbuah. Begitupula jenis Muscat yang buahnya berwarna hijau.
” Musim tahun ini curah hujannya sangat tinggi. Dan, saya menanam buah anggur tanpa peneduh sehingga saya bisa mengetahui karakter dari sejumlah jenis bibit yang tertanam dalam proses pertumbuhannya. Yang terpenting pemupukannya dilakukan secara rutin agar nutrisi tetap terjaga hingga masa pembuahan bisa sesuai harapan,” Jelasnya.
(Tyo)


Komentar Klik di Sini