BerandaBerita KriminalAyah Kandung Diduga Hamili Anak di Bawah Umur, Telah Kabur

Ayah Kandung Diduga Hamili Anak di Bawah Umur, Telah Kabur

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Warga Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, digemparkan oleh dugaan tindak pidana asusila yang dilakukan seorang ayah kandung terhadap anaknya sendiri.

 

Pelaku berinisial AS diduga telah menghamili anak kandungnya yang masih duduk di bangku SMP kelas II. Korban dan pelaku diketahui tinggal serumah di Wilayah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua RT setempat, Atun, mengatakan pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis.

“Korban sudah kami laporkan ke Polres Metro Jakarta Utara dan telah dilakukan visum. Hasilnya korban dinyatakan hamil enam bulan,” ujar Atun, Senin (26/1/2026).

Atun mengungkapkan, meski laporan telah masuk, pelaku masih sempat terlihat mondar-mandir di lingkungan sekitar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran warga.

“Yang kami takutkan, ada ancaman atau hal-hal yang tidak diinginkan dari pelaku terhadap korban maupun warga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri, menjelaskan bahwa laporan resmi diterima pada 24 Januari 2026.

Pihak kepolisian langsung mengambil langkah penanganan awal terhadap korban.
“Kami langsung membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum et repertum.

Selanjutnya akan dilakukan visum et psikiatrikum guna mengetahui kondisi psikologis korban, termasuk pendampingan intensif,” jelasnya di ruang kerja, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, saat ini fokus utama kepolisian adalah mengamankan korban di rumah aman (safe house) serta melakukan pemeriksaan psikologis secara bertahap.

“Setelah tahapan penyelidikan selesai, kami akan segera meminta keterangan korban dan memprioritaskan penanganan perkara ini untuk memberikan kepastian hukum. Terhadap pelaku, akan dilakukan upaya paksa sesuai ketentuan hukum,” tegas Kompol Ni Luh Sri.

Terpisah, Lurah setempat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (28/1/2026), membenarkan adanya kasus tersebut.
“Informasi yang saya terima dari pengurus wilayah, kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Hingga saat ini, keberadaan orang tua korban(pelaku) belum diketahui,” ungkapnya.

(Tjip)

Komentar Klik di Sini