BerandaPELAYANAN MASYARAKATHalal Bi Halal dan Lepas Sambut di Pendopo Kecamatan Ngawen Berlangsung Khidmat...

Halal Bi Halal dan Lepas Sambut di Pendopo Kecamatan Ngawen Berlangsung Khidmat Mengharukan

KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Kegiatan Halal Bi Halal yang dipadukan dengan acara lepas sambut pejabat di Kecamatan Ngawen berlangsung khidmat dan sarat emosi. Bertempat di pendopo kecamatan, acara ini menjadi momen penting untuk menghormati pengabdian pegawai yang memasuki masa purna tugas sekaligus memperkenalkan pejabat baru yang akan mengemban tanggung jawab di wilayah (13/04/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan, unsur Forkopimcam, jajaran kepolisian, pelaku pendidikan, serta stakeholder terkait yang selama ini bersinergi dalam pembangunan dan pemeliharaan ketertiban masyarakat. Acara dibuka oleh panitia dan berjalan terstruktur, menampilkan prosesi pelepasan, perkenalan pejabat sementara, serta serah terima jabatan kepolisian.

My project 6

Dalam arahannya, Camat Ngawen Poniran menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antar lembaga, “Kegiatan Halal Bi Halal ini adalah wujud sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintahan desa, jajaran pendidikan, dan stakeholder terkait.” Camat Poniran menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian pegawai yang purna tugas dan berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan dinamika wilayah. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusifitas sebagai modal utama pembangunan dan pelayanan publik, serta mengajak seluruh elemen untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi agar kebijakan dapat diimplementasikan efektif demi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu rangkaian yang paling mengharukan adalah pelepasan Kasi Trantib lama, Ibu Sri Marsudi, yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdi lebih dari tiga puluh tahun. Saat ditemui awak media Ibu Sri menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas perjalanan karirnya, “Saya bersyukur diberi kesehatan untuk menutup masa pengabdian. Purna tugas bukan akhir pengabdian, saya akan tetap aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di desa saya Manjung.” paparnya. Ucapan terima kasih, doa, dan kenangan dari rekan kerja menambah suasana haru dan penghormatan terhadap dedikasi panjang beliau.

Untuk mengisi kekosongan tugas, turut diperkenalkan PLT Kasi Trantib sementara, Bapak Nurcholis, yang ditunjuk menjalankan tugas keseharian hingga nantinya bisa menjadi pejabat definitif yang ditetapkan. Penunjukan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang berharap transisi berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan publik. Para pegawai menekankan pentingnya kesinambungan program dan komunikasi internal agar layanan kepada masyarakat tetap optimal.

Di sisi kepolisian, momen lepas sambut juga menandai serah terima jabatan Kapolsek Ngawen. IPTU Sumadi, yang selama ini memimpin, dilepas dan digantikan oleh IPTU Yunanto Adi Prasetyo. Kedua perwira menyampaikan pesan dan harapan agar transisi kepemimpinan tidak mengganggu stabilitas keamanan. IPTU Sumadi mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat dan mitra kerja selama masa tugasnya, sementara IPTU Yunanto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan upaya menjaga harkamtibmas.

Sementara Visi dan strategi Kapolsek baru juga mendapat sorotan. IPTU Yunanto Adi Prasetyo menyatakan akan rutin turun ke 13 desa di Kecamatan Ngawen untuk mendengar aspirasi warga secara langsung, “Pendekatan kami adalah komunikasi aktif dan kolaborasi dengan Forkopimcam, tokoh masyarakat, LKMD dan sektor lain agar kebijakan kepolisian selaras dengan kebutuhan masyarakat.” Ia menekankan pencegahan melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat, penanganan cepat terhadap gangguan keamanan, serta sinergi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Para stakeholder yang hadir menyampaikan harapan serupa, transisi kepemimpinan harus menjaga kontinuitas pelayanan publik dan memperkuat koordinasi antar instansi. Tokoh masyarakat dan pelaku pendidikan menyoroti pentingnya kesinambungan program-program pembangunan dan kegiatan sosial yang telah berjalan. Mereka berharap pejabat baru mampu memperkuat jejaring kerja sehingga program-program masyarakat tidak terhambat oleh pergantian personel.

Kisah pengabdian Ibu Sri Marsudi menjadi titik emosional yang menyentuh banyak pihak. Ia menceritakan perjalanan karir sejak diangkat sebagai CPNS, pengalaman bertugas di Setda, hingga kembali menjabat sebagai Kasi Trantib hingga memasuki masa purna tugas dengan masa kerja sekitar 37 tahun 3 bulan. Ucapan terima kasih dari rekan kerja dan doa restu menambah suasana haru sekaligus penghormatan. Para kolega berharap masa pensiun membawa ketenangan, kesehatan, dan kesempatan untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial di Desa Manjung.

Secara keseluruhan, acara Halal Bi Halal dan lepas sambut di Kecamatan Ngawen bukan sekadar seremoni formal. Kehangatan suasana, ungkapan terima kasih, serta komitmen pejabat baru menjadi modal sosial berharga untuk menjaga stabilitas dan mempercepat respons terhadap kebutuhan warga. Pernyataan resmi dari Camat, Kapolsek baru, dan para stakeholder menegaskan tekad bersama menjaga kondusifitas dan memperkuat sinergi antar lembaga.

Semoga semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini terus dipertahankan sehingga Kecamatan Ngawen tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

( Pitut Saputra )