KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Petugas dapur Lapas Klaten mengikuti pelatihan keamanan pangan via MOOC untuk meningkatkan standar higiene dapur, memastikan makanan yang disajikan aman dan sesuai standar kesehatan nasional bagi warga binaan.Jumat (17/4/2026)
Petugas dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten mengikuti kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan pada Kamis (16/04/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan kualitas dan keamanan konsumsi bagi warga binaan tetap terjaga sesuai dengan standar kesehatan nasional yang berlaku.

Berbeda dengan pelatihan konvensional yang dilakukan secara tatap muka, kegiatan kali ini dilaksanakan secara daring melalui sistem MOOC (Massive Open Online Courses). Metode pembelajaran daring ini memungkinkan para petugas untuk mendalami materi secara komprehensil dan fleksibel, sehingga mereka tidak perlu meninggalkan tugas pelayanan di lapangan selama proses pembelajaran berlangsung.
Pelatihan yang dirancang khusus ini fokus pada meningkatkan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi di lingkungan dapur. Adapun materi inti yang dipelajari meliputi tiga poin utama: Identifikasi Cemaran Pangan yang berpotensi membahayakan kesehatan, Personal Hygiene bagi seluruh petugas yang menangani makanan, serta Sanitasi Sarana dan Alat yang digunakan dalam proses penyajian makanan.

Kepala Lapas Kelas IIB Klaten menyampaikan bahwa edukasi keamanan pangan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial dalam pengelolaan pelayanan di Lapas. Dengan penguasaan materi keamanan pangan yang baik dan benar, diharapkan Lapas Klaten dapat meminimalisir risiko kontaminasi makanan yang berpotensi menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.
“Kesehatan warga binaan berawal dari apa yang mereka konsumsi setiap hari. Melalui pelatihan ini, kami berkomitmen agar petugas dapur memiliki kompetensi tinggi dalam menyajikan makanan yang tidak hanya bergizi dan lezat, tetapi juga higienis dan aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.
Dengan mendapatkan sertifikasi serta pengetahuan baru melalui sistem MOOC ini, Lapas Klaten terus berupaya konsisten mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh warga binaan, khususnya dalam pemenuhan hak pangan yang sehat dan berkualitas sebagai bagian dari komitmen penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis.
Keamanan pangan adalah prioritas utama dalam menjaga kesehatan warga binaan. Melalui pelatihan daring via MOOC ini, kami tidak hanya meningkatkan standar higiene dapur, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Semoga dengan pengetahuan baru yang diperoleh, makanan yang disajikan dapat terus menjaga kesehatan dan mendukung proses pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan.
( Desi )


Komentar Klik di Sini