NUSAKAMBANGAN – METROPAGINEWS.COM || Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 digelar meriah di Nusakambangan dengan berbagai perlombaan olahraga dan seni, melibatkan UPT se-Jawa Tengah termasuk Bapas dan Lapas Klaten. Acara menjadi ajang mempererat silaturahmi dan sinergi antarinstansi dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berkualitas.Sabtu (11/4/2026)
Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah menggelar rangkaian kegiatan yang meriah di kawasan Nusakambangan. Acara yang berlangsung dari tanggal 09 hingga 11 April 2026 ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan sinergi antarinstansi se-Jawa Tengah.

Berbagai cabang olahraga dan seni dipertandingkan dalam acara yang melibatkan perwakilan dari seluruh UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, termasuk Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klaten dan Lapas Kelas IIB Klaten. Perlombaan mencakup cabang olahraga seperti tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, bola voli putra dan putri, futsal, serta billiard. Selain itu, juga diadakan perlombaan seni berupa menyanyi dan permainan tradisional seperti gaple yang semakin memperkaya suasana acara.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Bapas Klaten menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam setiap perlombaan yang diikuti. Salah satu peserta dari Bapas Klaten berhasil meraih medali perunggu dalam cabang tenis lapangan, sementara tim bola voli putri dari Lapas Klaten menunjukkan performa luar biasa meskipun tidak meraih juara.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar UPT se-Jawa Tengah. Turut hadir dalam acara ini Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, yang dalam sambutannya menyoroti pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun sistem pemasyarakatan yang berkualitas.
“Saya sangat menghargai kerja sama yang terjalin dalam acara ini. Aktivitas seperti ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat bekerja sama dan saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan tugas pemasyarakatan,” ujarnya.
Roni, perwakilan dari Bapas Klaten, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam acara tahunan ini. “Kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi kami sebagai petugas pemasyarakatan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memupuk semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas,” katanya.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan dan medali kepada para juara, diikuti dengan doa bersama yang penuh harapan untuk kemajuan sistem pemasyarakatan nasional yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam setiap momen pelaksanaan acara, menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan adalah pondasi penting dalam membangun pemasyarakatan yang lebih baik.
( Desi )


Komentar Klik di Sini