KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten ikuti finalisasi penyusunan RAD KLA 2026–2029; berperan memberikan data dan masukan terkait Anak yang Berhadapan dengan Hukum untuk mendukung mewujudkan Kabupaten Layak Anak.Jumat ( 11/6/2026)
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten yang diwakili oleh Pembimbing Kemasyarakatan Pertama, Theodora Paskadita Haryono dan Roko Rahendro, mengikuti kegiatan Finalisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026–2029. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Klaten dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemangku kepentingan lintas sektor.

Kegiatan finalisasi penyusunan RAD KLA ini merupakan forum strategis yang bertujuan untuk menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada pemenuhan hak dan perlindungan anak. Dalam forum tersebut, Bapas Klaten berperan memberikan data, masukan, dan pandangan terkait Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Keterlibatan Bapas menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak, khususnya ABH, terakomodasi dalam dokumen RAD Kabupaten Layak Anak Tahun 2026–2029.
Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Bapas Klaten, Theodora Paskadita Haryono, menyampaikan komitmen Bapas untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
“Kami siap mendukung program Kabupaten Layak Anak melalui penyediaan data, pendampingan, serta masukan terkait Anak yang Berhadapan dengan Hukum agar setiap anak, termasuk ABH, memperoleh hak-haknya secara optimal dan mendapatkan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang dengan baik,” ujar Theodora.
Sementara itu, Ketua Tim Teknis Pengembangan Kabupaten Layak Anak Kabupaten Klaten, Sri Widodo, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan implementasi RAD KLA ke depan.
“Kami memohon sinergitas dan dukungan dari seluruh OPD serta pemangku kepentingan lintas sektor agar Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak dapat diimplementasikan secara efektif. Komitmen bersama menjadi kunci untuk mewujudkan Kabupaten Klaten yang benar-benar ramah dan layak bagi anak,” ungkap Sri Widodo.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bapas Klaten menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Klaten. Diharapkan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan Kabupaten Klaten sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak.
Perlindungan dan pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Semoga finalisasi RAD KLA dapat menjadi landasan yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Klaten yang benar-benar ramah dan layak bagi pertumbuhan serta perkembangan anak-anak kita.
( Desi )


Komentar Klik di Sini