KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten ikuti kegiatan Zoom “Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan” dalam rangka HAN 2026; komitmen untuk berikan pembinaan ramah anak dan jamin hak-hak anak terpenuhi.Selasa (21/7/2026)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten mengikuti kegiatan Zoom Meeting dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan tema “Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan”, yang diselenggarakan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Rabu (22/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran petugas Lapas Klaten sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemenuhan hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum serta komitmen dalam mewujudkan proses pembinaan yang ramah anak. Peringatan HAN 2026 sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan ini, para peserta menyimak dialog inspiratif yang secara khusus menghadirkan ruang bagi anak binaan untuk menyampaikan harapan, aspirasi, serta semangat mereka dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. Tema “Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan” mencerminkan pentingnya pendekatan yang humanis dalam setiap tahapan proses pembinaan, dengan selalu mengedepankan nilai kasih sayang, motivasi positif, dan kesempatan yang setara bagi setiap anak binaan untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif.
Kepala Lapas Kelas IIB Klaten (Kalapas) menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat yang mendalam bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus memberikan pembinaan yang berkualitas serta memastikan bahwa hak-hak anak binaan tetap terpenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih cerah melalui pembinaan berkesinambungan. Kita berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan agar mereka dapat kembali beradaptasi dengan baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Kalapas.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pemaparan oleh Pali (Purn) Drs. Agus Ankento terkait pentingnya pendekatan restoratif dalam penanganan anak binaan, yang fokus pada perbaikan diri, pemulihan hubungan dengan keluarga dan masyarakat, serta pemberian bekal keterampilan untuk masa depan.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Lapas Klaten menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada perlindungan, pembinaan komprehensif, dan pemenuhan hak anak secara optimal. Hal ini diharapkan dapat membantu anak binaan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai generasi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing untuk bersaing di era globalisasi.
Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak, termasuk anak binaan, memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan kedua dan membangun masa depan yang lebih baik. Semoga upaya pembinaan yang kita lakukan dapat menjadi dasar kuat bagi mereka untuk kembali menjadi bagian yang positif bagi bangsa.
( Desi )


Komentar Klik di Sini