BerandaDaerahTraining Al-Qolam, Di Ikuti 99 Peserta Guru Ngaji & Guru Madrasah

Training Al-Qolam, Di Ikuti 99 Peserta Guru Ngaji & Guru Madrasah

BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Sejumlah guru ngaji Taman Pendidikan dan Madrasah sebanyak 99 peserta turut hadir mengikuti Training baca Kitab Suci Al-Qur’an metode Al-Qolam ikhtiar Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singosari, Malang bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi selama 2 (dua) hari, Minggu dan Senin.

Metode Al Qolam tersebut merupakan panduan praktis belajar baca Al-Qur’an yang ramah buat anak usia PAUD hingga lansia yang memperhatikan tartil dan intonasi 4 nada hingga paham.

Penerapannya secara langsung dipandu dengan buku 4 jilid, pelatihan buat guru ngaji serta sediakan perangkat pelajaran, absensi, jurnal, evaluasi hingga buku prestasi sistem klasikal.

“Metode Al Qolam praktis dan fleksibel hingga terbuka pada inovasi memperhatikan sikon lembaga dan santri! ” Ujar Koordinator Kabupaten Banyuwangi H. M. Reza Pahlevi, SH, MM–cicit Datuk Malik Ibrahim Kampung Arab Lateng pemilik nomor WA 08113218718 ini.

Guru besar Al Qolam KH. M. Basori Alwi adalah pendiri Jami’iyatul Qur’an Wal Huffadz yang anggotanya para qori dan hafidz dan pencetus MTQ KIAA (Konferensi Islam Asia Afrika) serta sering menjadi juri nasional hingga ke Negara Brunai dan Mesir.

Instruktur pelatihan Ustadz Abdul Qodir, Wakil Direktur Al Qolam Pusat mengungkapkan, untuk mendukung keberhasilan metode ini adalah tetap ke figur guru dan disiplin pada tahapan pembelajaran hingga evaluasi.

“Target setahun bisa 4 jilid plus juz amma! ” Ungkapnya.

Training Al-Qolam  Di Ikuti 99 Peserta Guru Ngaji & Guru Madrasah
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Menjawab pertanyaan peserta Ustadzah Faridah dari TPQ Hidayatul Muttaqin Sragi, Kecamatan Songgon yang sudah menerapkan metode Al Qolam lebih dari 5 tahun, dibandingkan dengan lembaga lain.

“Santri kami kurang mau nderes di rumahnya! ” yang dijawab sama Ustadz Abdul Qodir dengan mencontohkan anak kandungnya yakni, anak tetap dunia anak yang bermain. Saat di rumah pulang ngaji atau sekolah tetap seperti anak yang lain.

“Maka saat mengajar tekankan 5 pilar! ” Tambahnya.

Beliau juga praktek menunjuk di papan tulis dan baca dengan tetap memuji santri dengan senyum tanpa amarah.

Ustadz Maifuri, S. Pd yang terapkan Al Qolam ini di pelajaran madin di SDN Model, Mts At Taufik Sumberejo dan di rumahnya untuk anak Kampung Melayu, sebut nilai lebihnya di antara santri ada yang mampu jadi asisten guru hingga mempermudah keberhasilan kelas untuk hasil maksimal.

Tentunya ada anak yang perlu pendampingan khusu! ” Tutur ayah yang 3 anaknya bakat dan prestasi di bidang baca puisi, berkisah dan dai cilik serta cinta Al-Qur’an.

Sedangkan Ustadz Muhib dari MI Darussalam, Kecamatan Kalipuro dan Ust Syaifudin dari Ponpes Ahsanul Muhsinin, Kelurahan Panderejo yang baru pertamakali ikut pelatihan ungkapkan akan menyimak selama 2 hari ini dan bisa dipetik hikmah dalam memperkaya ilmu untuk keberhasilan proses belajar mengajar hingga pemahaman Al- Qur’an menyesuaikan dengan sistem yang berjalan.

“Tampaknya ini menyenangkan bagi santri dan bisa meningkatkan potensi untuk jadi qori atau hafidz dan pembawa acara islami serta mubaligh serta yang mau beramal mengajar kan mukjizat Rasulullah yang diawali Iqro’ ini, Jelasnya.

(Tyo – Guk)

Komentar Klik di Sini