BerandaPemerintahSinergi Wujudkan Kemandirian Pangan, Bapas Klaten Ikuti FGD Pemanfaatan Lahan Idle

Sinergi Wujudkan Kemandirian Pangan, Bapas Klaten Ikuti FGD Pemanfaatan Lahan Idle

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten ikuti FGD pemanfaatan lahan idle untuk ketahanan pangan yang diselenggarakan Kemenimipas bersama FEB UI; kegiatan menjadi evaluasi program strategis nasional sesuai Asta Cita Presiden.Selasa (23/6/2026)

 

Pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten mengikuti kegiatan Focused Group Discussion (FGD) bertema “Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan” yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bekerja sama dengan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Selasa (23/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom dari Aula Kantor Bapas Kelas II Klaten.

20260623 193054 0000

FGD ini merupakan tindak lanjut atas Laporan Akhir Implementasi Program Ketahanan Pangan pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disusun oleh Lembaga Demografi FEB UI. Hadir sebagai narasumber Dr. Alfindra Primaldhi selaku Peneliti Lembaga Demografi FEB UI. Sementara itu, sejumlah tokoh turut hadir sebagai penanggap, yakni Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., Dr. Rieke Diah Pitaloka, Dr. Tr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.I.P., M.Si., perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta Audrey Santoso dari Detikcom.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa FGD tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah dijalankan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lebih lanjut, Agus Andrianto menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu agenda strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah menetapkan berbagai program akselerasi dan program aksi yang diwujudkan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas dan rutan.

“Program ketahanan pangan merupakan salah satu agenda strategis nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam membantu program tersebut, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah mengambil langkah nyata dengan menetapkan program akselerasi dan program aksi, salah satunya adalah kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas dan rutan,” jelasnya.

Melalui keikutsertaan seluruh pegawai dalam kegiatan ini, Bapas Kelas II Klaten menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Diharapkan, hasil diskusi yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan yang konstruktif dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Keterlibatan Bapas Klaten dalam FGD ini menjadi bukti komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Semoga hasil diskusi dapat menjadi dasar untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle dan mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini