BerandaPemerintahΜenanam Harapan Dari Balik Tembok Lapas Warga Binaan Lapas Klaten Budidayakan Bawang...

Μenanam Harapan Dari Balik Tembok Lapas Warga Binaan Lapas Klaten Budidayakan Bawang Merah

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten gelar penanaman bawang merah bersama WBP dalam program Bimker pertanian; kegiatan dukung ketahanan pangan dan bekali WBP dengan keterampilan untuk kehidupan pasca-lapas.Jumat (10/7/2026)

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten melaksanakan kegiatan penanaman bawang merah di lahan produktif area Branggang pada Kamis (10/07/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan lapas.

Desain tanpa judul 20260710 185425 0000

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, dan dihadiri oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Klaten, Kevin Eldo Novarel, bersama jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Klaten. Kehadiran perwakilan Kejaksaan Negeri Klaten menjadi bukti sinergi yang erat antaraparat penegak hukum dalam mendukung program pembinaan dan rehabilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Penanaman bawang merah melibatkan WBP yang mengikuti program Bimbingan Kerja (Bimker) bidang pertanian. Dengan pendampingan langsung dari petugas lapas yang berpengalaman di bidang pertanian, para WBP memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis sebagai bagian dari pembinaan kemandirian sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.

Desain tanpa judul 20260710 200311 0000

Kepala Lapas Klaten, Andik Dwi Saputro, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di lingkungan lapas memiliki manfaat ganda, baik untuk mendukung ketahanan pangan maupun untuk pembentukan karakter WBP.

“Harapannya, mereka memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kerja keras, dan tanggung jawab yang sangat penting bagi mereka,” ujarnya.

Hasil budidaya bawang merah nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi pangan di lingkungan lapas maupun untuk dijual, dengan hasil penjualan yang akan digunakan untuk mendukung program pembinaan lainnya bagi WBP.

Melalui program ini, Lapas Kelas IIB Klaten berharap pembinaan kemandirian bagi WBP terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan. Tujuannya tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Kegiatan penanaman bawang merah menjadi bukti bahwa di balik tembok lapas, terdapat upaya nyata untuk menanam harapan dan membentuk karakter WBP menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga program ini terus berkembang dan membantu banyak WBP untuk kembali menjadi bagian yang produktif bagi masyarakat.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini