KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten bersama Kemensos gelar asesmen terintegrasi untuk klien pemasyarakatan; kegiatan identifikasi kebutuhan usaha dan cek data desil ekonomi guna berikan bantuan yang tepat sasaran.Selasa (14/7/2026)
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten berkolaborasi erat dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam melaksanakan Asesmen Terintegrasi (Aster) sebagai upaya konkret mendukung pemberdayaan ekonomi klien pemasyarakatan melalui pemberian bantuan usaha yang tepat sasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap klien mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Pengelola Layanan Operasional Kementerian Sosial, Muhammad Hasnul Fauzi, yang memberikan penjelasan mendalam mengenai mekanisme asesmen terpadu dalam mengidentifikasi kebutuhan klien pemasyarakatan, khususnya narapidana dewasa kasus narkotika dan klien yang sedang menjalani proses pembimbingan di Bapas Klaten.
“Melalui asesmen terpadu, kami dapat melihat kebutuhan riil setiap klien sehingga intervensi yang diberikan tidak bersifat umum, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan potensi yang dimiliki. Setiap klien memiliki latar belakang dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang personal sangat penting untuk keberhasilan program,” ujar Hasnul.
Selain mengidentifikasi kebutuhan usaha yang sesuai dengan minat dan kemampuan klien, asesmen terpadu juga dilakukan dengan mengecek data kesejahteraan melalui indikator desil ekonomi. Klien yang berada pada desil di bawah 5 berpeluang menjadi penerima manfaat program bantuan sosial maupun bantuan pemberdayaan ekonomi dari Kemensos sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Kepala Bapas Kelas II Klaten, Mikha, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Kemensos:
“Terimakasih kami ucapkan kepada Kemensos RI atas kepedulian dan kolaborasi yang dilakukan untuk pemberdayaan klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Klaten. Kami dari Bapas Klaten siap untuk memberikan dukungan data dan pelaksanaan kegiatan ini. Semoga klien pemasyarakatan Bapas Klaten dapat membangun usaha dan berhasil sehingga dapat mencapai kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Kolaborasi antara Bapas Klaten dan Kemensos diharapkan mampu memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan dan pengawasan, kerja sama ini juga membuka peluang bagi klien untuk memperoleh dukungan ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal membangun usaha mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui asesmen terintegrasi yang komprehensif ini, Bapas Klaten dan Kemensos berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih baik dan terarah, sehingga setiap klien memperoleh pendampingan dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk hidup mandiri, produktif, dan tidak mengulangi tindak pidana di masa depan.
Kolaborasi antara Bapas dan Kemensos menjadi langkah penting dalam mendukung kemandirian ekonomi klien pemasyarakatan. Semoga dengan asesmen yang tepat, setiap klien dapat memperoleh bantuan yang sesuai dan membangun masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri dan keluarga.
( Desi )


Komentar Klik di Sini