BerandaDaerahKN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK...

KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || KN SAR Ramawijaya milik Kantor SAR Mentawai terbakar saat menjalani proses perbaikan di galangan kapal kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7) malam.

KN SAR Ramawijaya merupakan kapal milik Kantor SAR Mentawai dengan panjang sekitar 40 meter yang saat itu sedang menjalani pekerjaan perbaikan di galangan kapal.

“Ya, kapal memang sedang dalam perbaikan di galangan ini gitu ya, masih dalam pekerjaan. Dan memang ada beberapa ABK yang melakukan pekerjaan untuk mengawasi sebagai pemilik kapal begitu,” jelas Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Menurut dia, pihaknya pertama kali mendapatkan informasi kebakaran tersebut sekitar pukul 18.40 WIB.

“Informasi yang kami dapatkan bahwa tadi sekitar pukul 18.40 WIB itu terjadi ada percikan api. Kemudian dari tim kita juga langsung menyelamatkan diri,” ungkap dia.

KN SAR Ramawijaya Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru Jakut, 10 ABK Selamat
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Ia memastikan, 10 anak buah kapal (ABK) yang berada di lokasi berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa dari pihak Basarnas.

Ia juga belum dapat memastikan titik awal maupun penyebab kebakaran. Menurut dia, hal tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara Eko Budianto mengungkapkan, pihaknya memusatkan upaya pemadaman di bagian depan kapal karena kobaran api pertama kali terlihat di area tersebut.

“Fokusnya tadinya di depan, karena api nyala ada di depan. Dan informasi adanya BBM, makanya tim turun ke bawah karena khawatir ada timbunan BBM di sana,” ungkap dia dalam kesempatan yang sama.

Saat ini proses penanganan telah memasuki tahap pendinginan dan Eko memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kita belum dapat informasi itu (perhitungan kerugian). Nanti mungkin dari pihak Basarnas,” tambah dia.

(Tjip)

Komentar Klik di Sini