BerandaPendidikanCegah HIV/AIDS Sejak Dini, SMK Prshanti Nilayam Kuta Gandeng UPTD Puskesmas Kuta...

Cegah HIV/AIDS Sejak Dini, SMK Prshanti Nilayam Kuta Gandeng UPTD Puskesmas Kuta 1 pada MPLS Ramah 2026

DENPASAR – METROPAGINEWS.COM || Komitmen membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki masa depan cerah terus diwujudkan SMK Prshanti Nilayam Kuta melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun 2026.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan dengan menghadirkan UPTD Puskesmas Kuta 1 sebagai narasumber dalam edukasi pencegahan HIV/AIDS bagi calon murid baru pada 14 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian MPLS Ramah 2026 yang bertujuan membentuk karakter peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi pergaulan bebas, serta menghindari perilaku berisiko yang dapat berdampak buruk bagi masa depan.

Kerja sama antara SMK Prshanti Nilayam Kuta dan UPTD Puskesmas Kuta 1 menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Melalui edukasi sejak dini, para calon murid baru diharapkan mampu memahami bahaya HIV/AIDS, cara penularannya, upaya pencegahan, serta pentingnya menghargai sesama tanpa memberikan stigma kepada orang dengan HIV.

Kepala SMK Prshanti Nilayam Kuta, Ni Wayan Suarni, S.Pd, mengatakan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk ancaman pergaulan bebas dan penyalahgunaan perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Kami sangat khawatir dengan pergaulan bebas anak muda saat ini. Mereka inilah yang nantinya diharapkan menjadi generasi penerus bangsa untuk membangun Indonesia ke depan. Sementara itu, banyak ancaman yang mengintai di sekitar mereka. Sudah menjadi kewajiban sekolah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang ramah sekaligus menekan diskriminasi terhadap pengidap HIV,” ujar Ni Wayan Suarni.

Ia berharap seluruh calon murid baru dapat memanfaatkan kesempatan belajar di SMK Prshanti Nilayam Kuta dengan sebaik-baiknya dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat proses pendidikan maupun cita-cita mereka.

Sementara itu, pemateri dari UPTD Puskesmas Kuta 1, I Komang Gede Putra Nugraha, memberikan penjelasan mengenai HIV/AIDS secara komprehensif, mulai dari pengertian, penyebab, cara penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya menjaga perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab sejak usia remaja.

Cegah HIV/AIDS Sejak Dini, SMK Prshanti Nilayam Kuta Gandeng UPTD Puskesmas Kuta 1 pada MPLS Ramah 2026
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa HIV/AIDS bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap kehidupan sosial, pendidikan, dan masa depan seseorang.

“HIV/AIDS bukan saja berdampak terhadap fisik dan mental kalian, tetapi juga dapat membuat kalian kehilangan masa depan. Selain itu, lingkungan sosial sering kali masih memberikan stigma dan mengucilkan pengidap HIV. Karena itu, jagalah diri, pilih pergaulan yang sehat, dan jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan,” pesan I Komang Gede Putra Nugraha kepada peserta MPLS.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Para calon murid baru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Selain pemaparan materi, narasumber juga menyisipkan berbagai permainan edukatif (games) yang membuat suasana semakin hidup dan membantu peserta memahami materi dengan cara yang menyenangkan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai HIV/AIDS, cara pencegahan, serta bagaimana membangun pergaulan yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

SMK Prshanti Nilayam Kuta menilai edukasi mengenai HIV/AIDS perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kesehatan di lingkungan sekolah.

Untuk itu, sekolah telah menjalin kerja sama dengan UPTD Puskesmas Kuta 1, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung guna memperluas edukasi serta informasi tentang pencegahan dini HIV/AIDS.

Melalui kolaborasi tersebut, sekolah berharap seluruh peserta didik memiliki pengetahuan yang benar mengenai HIV/AIDS, mampu menjaga diri dari perilaku berisiko, serta menjadi agen perubahan yang turut menyebarkan informasi positif kepada keluarga dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa MPLS Ramah 2026 tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun karakter, meningkatkan literasi kesehatan, serta menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, berintegritas, dan siap menyongsong masa depan dengan penuh optimisme.*


Alberto

Komentar Klik di Sini