BerandaPendidikanSigap: Inovasi Sistem Informasi Geografis Berbasis QR Maps Untuk Mendukung Transformasi Digital...

Sigap: Inovasi Sistem Informasi Geografis Berbasis QR Maps Untuk Mendukung Transformasi Digital Desa Nangewer

PURWAKARTA — METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Kelompok 18 menghadirkan program SIGAP (Sistem Informasi Geografis Berbasis QR Maps) sebagai salah satu inovasi digital yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pengunjung dalam mengakses informasi mengenai potensi, fasilitas, serta berbagai lokasi penting yang terdapat di Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.


Program SIGAP dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media informasi yang mudah diakses, informatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital saat ini. Selama ini, informasi mengenai lokasi fasilitas umum, UMKM, lembaga pendidikan, maupun potensi desa masih terbatas dan belum terintegrasi dalam satu sistem yang dapat diakses secara cepat oleh masyarakat maupun pendatang.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNSIKA merancang dan membangun papan informasi peta desa yang dilengkapi dengan teknologi QR Code yang terhubung langsung dengan peta digital. Dengan hanya melakukan pemindaian menggunakan smartphone, pengguna dapat mengakses berbagai informasi mengenai Desa Nangewer secara praktis, mulai dari lokasi kantor desa, sekolah, posyandu, tempat ibadah, UMKM lokal, hingga berbagai titik penting lainnya yang tersebar di wilayah desa.

SIGAP tidak hanya berfungsi sebagai media penunjuk arah, tetapi juga menjadi sarana promosi digital desa yang dapat memperkenalkan berbagai potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Informasi yang tersaji secara digital memungkinkan pengguna memperoleh data lokasi secara lebih cepat, akurat, dan interaktif dibandingkan dengan peta konvensional.

Sigap: Inivasi Sistem Informasi Geografis Berbasis QR Maps Untuk Mendukung Transformasi Digital Desa Nangewer
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan pengumpulan data lokasi, pemetaan wilayah, pembuatan QR Maps, serta pemasangan papan informasi di titik strategis desa. Kegiatan ini juga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi aktual dan kebutuhan masyarakat.

Kehadiran SIGAP mendapat respons positif dari pemerintah desa maupun masyarakat karena dinilai mampu memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi lokasi dan mengenalkan berbagai potensi Desa Nangewer kepada pengunjung. Selain itu, sistem ini dapat menjadi sarana pendukung bagi pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan informasi publik yang lebih modern dan efisien.

Melalui program SIGAP, Mahasiswa KKN UNSIKA Kelompok 18 berharap dapat berkontribusi dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa serta meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi tema Transformasi Digital dalam kegiatan KKN UNSIKA 2026, yang bertujuan menghadirkan solusi inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Nangewer.


(KKN Desa Nangewer 2026)

Komentar Klik di Sini