JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Lurah Warakas, Sri Diana Tungga Dewi, dilaporkan kepada Wali Kota oleh beberapa LMK di wilayahnya karena adanya ketidakcocokan dalam komunikasi.
Menurut Bambang, LMK Warakas, ketika ditanya mengenai hubungan Lurah dan LMK yang disebut mengalami keretakan, ia mengonfirmasi melalui WhatsApp bahwa hal tersebut hanya merupakan miskomunikasi antara pengurus LMK dengan pihak kelurahan. “Kalau lebih jelasnya, tanyakan dengan ketua,” ujarnya.
Sri Diana Tungga Dewi, Lurah Warakas, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan para pengurus. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi (rakor) pada tanggal 29 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu terbuka dan menerima masukan dari warga masyarakat, pengurus LMK, RW, termasuk stakeholder.
“Karena kami jadi lurah disumpah untuk mengayomi masyarakat dan mengurus warga masyarakat Warakas. Setiap keluhan dan saran masyarakat kami terima, dan selalu kami musyawarahkan kepada stakeholder yang ada di Warakas,” tuturnya.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
“Walaupun ada ketidakcocokan, karena kami sebagai manusia tidak sempurna, mungkin ada kesalahan dalam ucapan dan tidak sesuai dengan keinginan pengurus,” tuturnya.
Ia juga memaklumi adanya perbedaan pendapat karena kebebasan dalam berbicara dan menyampaikan pendapat, sehingga ada pihak yang suka maupun tidak suka. Menurutnya, yang terpenting adalah kesiapan untuk ber tabayun dan duduk bersama guna membawa Warakas menjadi lebih baik.
“Dan saya memaklumi karena kebebasan dalam berbicara dan berpendapat, sehingga ada yang suka dan tidak suka. Yang penting, kami siap ber tabayun supaya kita duduk bersama untuk membawa Warakas lebih baik dan membangun menjadi wilayah Warakas Asah, Asih, Asuh,” tuturnya.
(Tjip)


Komentar Klik di Sini