BerandaPemerintahTingkatkan Kualitas Pendidikan Warga Bina, Lapas Klaten Gelar Pendidikan Nonformal Kejar Paket...

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Warga Bina, Lapas Klaten Gelar Pendidikan Nonformal Kejar Paket A, B, dan C

KLATEN – METROPAGINEWS.COM.|| Lapas Kelas IIB Klaten selenggarakan pendidikan nonformal Kejar Paket A, B, dan C bagi warga binaan. Memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan dan bekal masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. Minggu (18/10)

 

Pendidikan adalah hak setiap orang, di mana pun berada. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten menghadirkan akses pendidikan nonformal melalui program Kejar Paket A, Paket B, dan Paket C bagi seluruh warga binaan. Langkah ini diwujudkan sebagai bagian dari upaya memenuhi hak atas pendidikan sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas sumber daya manusia selama menjalani masa pembinaan. Minggu (18/10)

Desain tanpa judul 20261018 132859 0000

Kesempatan Melanjutkan Pendidikan

Program ini membuka peluang bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk tetap bisa menimba ilmu sesuai jenjangnya. Paket A setara dengan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA). Setiap warga binaan dapat menempuh pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Desain tanpa judul 20261018 132804 0000

Lebih dari Sekadar Ilmu Pengetahuan

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh materi pelajaran, tetapi juga membangun semangat belajar, kedisiplinan, dan motivasi untuk terus memperbaiki diri. Proses pembelajaran menjadi bagian penting dari pembinaan kepribadian, di mana masa di dalam lingkungan pembinaan dijadikan momen berharga untuk mengembangkan potensi diri.

Bekal Kembali ke Masyarakat

Lapas Klaten berupaya menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan berharga untuk mempersiapkan masa depan. Pendidikan yang ditempuh diharapkan menjadi bekal berharga agar warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan pengetahuan yang lebih baik, kepercayaan diri yang meningkat, dan siap membangun kehidupan yang lebih bermakna.

Pada akhirnya, program ini bukan hanya soal ijazah atau kesetaraan jenjang pendidikan, melainkan tentang harapan baru. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu menatap masa depan dengan lebih optimis, mandiri, dan berkontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan tempat mereka tinggal.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini