CIMAHI – metropaginews.com || Pj Wali kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si., M.M., membuka acara kegiatan Pelatihan Kader Perencanaan pambangunan di Gedung Technopark Cimahi, Jl. Baros Utama No.78, Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu (2/11/2022).
Pemerintah Kota Cimahi melaksanakan proses perencanaan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui mekanisme musyawarah rencana pembangunan pelaksanaan di Kota Cimahi diawali dari tingkat RW biasa disebut dengan forum RW, kemudian meningkat ke musrembang tingkat kelurahan dan kecamatan.

Dikdik mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader perencana dalam mendukung proses proses partisipatif.
Ia juga menegaskan bahwa
Pemerintah kota di dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang diawali oleh proses perencanaan tentu berharap bahwa ketika itu kemudian di jadikan sebagai kebijakan pembangunan adalah program dan kegiatan yang memang betul-betul diharapkan oleh masyarakat yang artinya berdasar kepada apa yang menjadi kebutuhan masyarakat lebih khususnya menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kota Cimahi.
“Dalam penggunaan APBD ini harus betul-betul dapat terlihat yaitu dengan bagaimana caranya bahwa setiap program dan kegiatan harus betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat. Kita hindari hal-hal yang sifatnya basa-basi, Mari kita bumikan bahwa proses perencanaan di Kota Cimahi adalah perencanaan yang partisipatif dengan berdasar kepada rasionalitas dan faktual,” katanya, kepada Wartawan usai membuka acara kegiatan.
Dikdik menjelaskan, bahwa pelatihan kader perencanaan Pembangunan ini hanya dilakukan atau dilaksanakan di kota Cimahi.
“Perencanaan kader ini harus berkualitas, Karena Cimahi serba terbatas dalam hal APBD kota Cimahi, dan bagaimana caranya APBD ini harus bisa berdaya guna dan harus efektif juga episien yang di awali dengan proses perencanaan pembangunan ini berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dikdik berpesan, melalui kader-kader aspirasi dari masyarakat kota Cimahi dapat tersalurkan dengan baik, yang tentunya di dukung oleh pengetahuan tentang data yang faktual kondisi di setiap wilayah, dan harus bisa turun ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala bidang Perencanaan pembangunan pengendalian dan Evaluasi (P3E) kota Cimahi, Saeful Nurjaman menambahkan bahwa
dalam pelatihan kader tersebut adalah salah satu upaya dari Pemerintah kota Cimahi dalam mengupayakan bagaimana perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif dan kolaboratif.
“Tentunya diharapkan Supaya kedepannya kader-kader yang kita latih menjadi duta perencanaan di masyarakat yang lebih baik dan berkualitas,” tutupnya. (*)
Reporter : Rustandi
Editor : Tedy Yana Setiawan


Komentar Klik di Sini