BerandaPemerintahDorong Klien Pemasyarakatan Mandiri, Bapas Klaten Persiapkan Bimbingan Kemandirian Pertanian  

Dorong Klien Pemasyarakatan Mandiri, Bapas Klaten Persiapkan Bimbingan Kemandirian Pertanian  

KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten gelar rapat persiapan Bimbingan Kemandirian Pertanian. Bekali klien keterampilan bertani agar bisa hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat. Program jadi jembatan reintegrasi sosial dan kemandirian ekonomi.Kamis (10/9)

 

Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan program Bimbingan Kemandirian Pertanian pada Kamis (10/9/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Bapas Kelas II Klaten. Kegiatan ini diikuti seluruh panitia pelaksana sebagai langkah strategis memastikan program berjalan terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Rapat dipimpin langsung oleh Digdo Wilarto, Wakil Ketua Tim Kerja Pembimbingan Klien Pemasyarakatan. Pembahasan difokuskan pada pematangan aspek teknis pelaksanaan mulai dari mekanisme kegiatan, pembagian tugas setiap panitia, hingga penentuan daftar klien yang akan mengikuti pelatihan ini.

20260910 220459 0000

Pertanian: Bekal Hidup Mandiri di Tengah Masyarakat

Digdo Wilarto menegaskan bahwa kesiapan panitia menjadi kunci utama agar program ini benar-benar memberi manfaat nyata.

“Bimbingan kemandirian pertanian diharapkan dapat menjadi bekal bagi Klien Pemasyarakatan untuk memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Digdo.

Program ini bukan sekadar pelatihan keterampilan. Pertanian dipilih sebagai bidang yang relevan, dapat diterapkan di lingkungan sekitar, dan memberikan peluang ekonomi yang nyata. Klien tidak hanya diajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga bagaimana mengelola hasil tani menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Keterampilan Sebagai Jembatan Reintegrasi

Bimbingan Kemandirian Pertanian merupakan wujud nyata perhatian Bapas Klaten terhadap masa depan para klien. Melalui kegiatan ini, klien memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat dijadikan modal untuk hidup mandiri sekaligus mempermudah proses reintegrasi sosial.

Kemampuan berdikari secara ekonomi dinilai sangat penting ketika seseorang mampu menafkahi diri secara halal dan terhormat, ia akan lebih mudah diterima kembali di lingkungannya serta menjauh dari perbuatan yang melanggar hukum.

Komitmen: Tertib, Terkoordinasi, Berdampak Nyata

Dengan terselenggaranya rapat persiapan ini, Bapas Kelas II Klaten menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, terkoordinasi, dan memberikan dampak yang positif serta berkelanjutan. Langkah ini menjadi bukti bahwa pembinaan tidak berhenti pada pengawasan semata, melainkan membekali setiap klien dengan kemampuan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pertanian bukan sekadar mata pencaharian, melainkan jalan menuju kemandirian yang mulia. Dengan persiapan yang matang dan terencana, Bapas Klaten berharap program ini menjadi benih harapan yang tumbuh subur menghasilkan keterampilan yang bermanfaat, penghasilan yang halal, serta kepercayaan diri yang kokoh bagi setiap klien untuk kembali berdiri tegak dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

 

 

 

( Desi )

 

 

Komentar Klik di Sini