BerandaPemerintahBapas Klaten Gelar FGD Kelayan Binter, Perkuat Sinergi Reintegrasi Klien Di Wonosari...

Bapas Klaten Gelar FGD Kelayan Binter, Perkuat Sinergi Reintegrasi Klien Di Wonosari  

KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten gelar FGD Kelayan Binter bersama Forkopimcam Wonosari, MUI, dan pemerintah desa. Perkuat sinergi reintegrasi sosial klien melalui pembimbingan, pengawasan terpadu, dan pembinaan keagamaan agar klien kembali mandiri dan diterima di masyarakat.Selasa (8/9)

 

Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor bersama unsur di Kecamatan Wonosari melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Terintegrasi (Kelayan Binter), yang berlangsung di Aula Bapas Kelas II Klaten.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Kelas II Klaten, Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Camat Wonosari, Kapolsek Wonosari, Babinsa Koramil 22 Wonosari, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wonosari. FGD ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung proses pembimbingan, pengawasan, serta reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan di wilayah Wonosari.

20260908 192938 0000

Sinergi Lintas Sektor Kunci Keberhasilan Kembali ke Masyarakat

Kepala Bapas Kelas II Klaten, Mikha, menekankan bahwa pembimbingan dan pengawasan tidak bisa berjalan sendiri — butuh dukungan bersama agar klien benar-benar mampu kembali hidup mandiri di tengah masyarakat.

“Dengan adanya Kelayan Binter ini, kami ingin pembimbingan dan pengawasan terhadap klien dapat dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap dukungan dari Forkopimcam dan masyarakat agar klien dapat kembali menjalankan kehidupan secara baik di tengah masyarakat,” ujar Mikha.

Pemerintah Kecamatan Wonosari Tegaskan Dukungan Penuh

Camat Wonosari, Sri Wahyuningsih, menyambut baik dan menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk memfasilitasi serta mendukung penuh upaya reintegrasi klien di wilayahnya.

“Kami siap mendukung upaya reintegrasi klien di wilayah Wonosari. Pemerintah desa juga telah menerima kepulangan klien dan melibatkan mereka dalam kegiatan di masyarakat. Selanjutnya, kami akan membantu memfasilitasi koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ungkap Sri Wahyuningsih.

20260908 192820 0000

Pengawasan, Pembinaan, dan Pembimbingan Berjalan Terpadu

Dalam FGD ini disepakati sejumlah langkah konkret:

– Penguatan pengawasan melalui koordinasi data klien antara Bapas Klaten dan Polsek Wonosari, serta pemanfaatan peran Bhabinkamtibmas di lapangan

– Pemberdayaan dan keterlibatan pemerintah desa dalam menerima dan melibatkan klien di kegiatan kemasyarakatan

– Pembinaan keagamaan didukung MUI Wonosari, yang akan bekerja sama dengan takmir masjid yang direkomendasikan Pembimbing Kemasyarakatan sebagai tempat pelaksanaan pembimbingan

Sinergi yang Membangun, Bukan Menjauhkan

Melalui Kelayan Binter, Bapas Klaten berharap sinergi lintas sektor dapat semakin kuat sehingga proses reintegrasi klien berjalan optimal. Dukungan dari berbagai unsur masyarakat diharapkan mampu menekan stigma negatif, sekaligus memotivasi klien untuk kembali berkontribusi secara positif dan membangun masa depan yang lebih baik.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini