KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten mengheningkan cipta & gelar doa bersama untuk 3 ASN Jayawijaya yang gugur di Papua. Meneladani semangat pengabdian tanpa batas & kedisiplinan.Senin (14/9)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten melaksanakan kegiatan apel pagi pegawai pada Senin, 14 September 2026. Dalam rangkaian kegiatan rutin tersebut, suasana berubah menjadi khidmat dan penuh haru seluruh jajaran berkumpul bukan sekadar untuk memulai hari, melainkan untuk berhenti sejenak, mengheningkan cipta, dan mendoakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Penuh Khidmat, Menundukkan Kepala untuk Sesama Abdi Negara
Seluruh pegawai dan pejabat struktural Lapas Klaten menundukkan kepala sejenak dalam prosesi mengheningkan cipta. Momen ini secara khusus didedikasikan untuk mendoakan para ASN yang telah gugur saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Pembina apel menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengorbanan para almarhum dalam menjalankan amanah negara di wilayah timur Indonesia pengabdian yang dibayar dengan nyawa, demi melayani warga di pelosok negeri.
Doa Bersama untuk Ketenangan Jiwa & Kekuatan Keluarga
Apel rutin yang digelar di halaman depan kantor ini berlangsung dengan suasana penuh khidmat dan diselimuti rasa duka. Doa bersama juga dilantunkan agar amal ibadah para pahlawan birokrasi tersebut diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi duka yang berat ini.
Teladani Semangat Pengabdian Tanpa Batas
Melalui prosesi ini, seluruh jajaran di lingkungan Lapas Klaten diharapkan dapat terus meneladani semangat pantang menyerah serta pengabdian tanpa batas yang telah ditunjukkan oleh para ASN yang gugur. Pengabdian kepada negara dan masyarakat bukan sekadar tugas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tulus di mana pun ditempatkan, apa pun risikonya. Apel kemudian ditutup dengan penyampaian amanat kedisiplinan dan evaluasi kinerja, sebelum seluruh pegawai kembali ke pos tugas masing-masing dengan semangat baru untuk melayani.
( Desi )



Komentar Klik di Sini