JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Ikatan Guru Indonesia (IGI) menganugerahkan Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2026 kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., Jumat (6/11/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasinya dalam memperjuangkan harkat, martabat, kesejahteraan, serta peningkatan kualitas kehidupan guru di Indonesia.

Penganugerahan yang berlangsung di Jakarta itu menjadi bentuk penghormatan IGI terhadap kepemimpinan Prof. Nunuk yang dinilai memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan tenaga pendidik di Tanah Air.
Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap sosok pemimpin yang mampu menjadi pelindung, pendengar, sekaligus penggerak perubahan bagi para guru Indonesia.
Menurut Danang, keberpihakan terhadap guru tidak cukup diwujudkan melalui kebijakan administratif semata, tetapi juga harus disertai kepedulian dan kehadiran nyata dalam memahami berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.
Ia juga mengapresiasi upaya Prof. Nunuk dalam menerjemahkan aspirasi dan keluhan para guru menjadi langkah serta kebijakan yang memberikan dampak bagi dunia pendidikan.
Sementara itu, Prof. Nunuk mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan IGI. Baginya, Anugerah Pendidikan Indonesia dari organisasi profesi guru memiliki makna tersendiri karena merupakan bentuk kepercayaan langsung dari kalangan pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nunuk juga memaparkan capaian peningkatan kesejahteraan guru, salah satunya melalui percepatan sertifikasi. Ia menyebutkan, ketika mulai bergabung dengan Kemendikdasmen, jumlah guru yang telah tersertifikasi baru sekitar 30 persen. Kini, melalui berbagai upaya percepatan, jumlahnya telah mencapai 2,7 juta guru.
Ia menegaskan bahwa kemajuan pendidikan bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh tenaga pendidik.
200 Peserta dari Berbagai Daerah Turut Hadir
Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 turut dihadiri sekitar 200 peserta undangan dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Sugiarti, S.Pd., guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, Sugiarti menerima sertifikat sebagai peserta Anugerah Pendidikan Indonesia 2026. Keikutsertaannya menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri bagi seorang pendidik yang berasal dari daerah.
Momentum tersebut diharapkan dapat semakin memotivasi Sugiarti untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Kabupaten Banjarnegara.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia juga mencerminkan bahwa pembangunan pendidikan nasional membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Guru bukan sekadar pelaksana proses pembelajaran, melainkan sosok penting dalam membentuk karakter, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menginspirasi generasi penerus.
Menutup sambutannya, Prof. Nunuk berharap IGI bersama seluruh guru di Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya penghargaan terhadap dedikasi guru. Lebih dari sekadar seremoni pemberian penghargaan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara pemerintah, organisasi profesi, dan para pendidik dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang semakin berkualitas.
Guru yang dihargai, didukung, dan terus diberdayakan merupakan salah satu kunci lahirnya generasi Indonesia yang unggul.
(Heri.M)



Komentar Klik di Sini