BerandaDaerahKongres Kebudayaan Nusantara Wujudkan Pelestarian Warisan Leluhur

Kongres Kebudayaan Nusantara Wujudkan Pelestarian Warisan Leluhur

MALANG – METROPAGINEWS.COM || Kongres kebudayaan Nusantara mempunyai tujuan untuk menggali jejak – jejak peradaban kebudayaan nusantara sebagai fondasi nilai dan kearifan dalam rangka membangun generasi bangsa yang berbudi pekerti luhur serta menegakkan kedaulatan identitas kebudayaan ditengah peradaban dunia, Sabtu (8/8).

Ribuan para undangan dari berbagai wilayah nampak terlihat memadati Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur tepatnya sebelah timur alun – alun Kota Malang.

Para undangan yang hadir setelah melakukan registrasi langsung menuju tempat yang telah disediakan oleh panitia.

Tahapan – tahapan prosesi Acara dilalui penuh khidmat dan lancar sebagai rundown acara.

“Kongres Budaya Nusantara ini bertemakan merawat budaya, merawat jati diri bangsa,” Ujar salah satu pengurus Kongres Kebudayaan Nusantara.

Seperti yang disampaikan, Ketua Yayasan Djawa Dwipa Blambangan yang ber sekretariat di Kabupaten Banyuwangi, Raden Bagus E. Prasetyo SH Mengapresiasi dalam acara Kongres Kebudayaan Nusantara ini yang telah dihadiri ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kongres Kebudayaan Nusantara Wujudkan Pelestarian Warisan Leluhur
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Menurutnya, kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif dalam mempersatukan keberagaman dari berbagai penjuru Nuswantoro yang berorientasi dalam melestarikan nilai – nilai luhur dan melestarikan warisan leluhur, mewujudkan Indonesia yang berjati diri dan bermartabat.

“Alhamdulillah, Djawa Dwipa Blambangan pada acara Kongres Kebudayaan Nusantara dan di ikuti oleh sejumlah Pemerhati Budaya / Penggiat Budaya, Tim Kreatif Cagar Budaya yang tergabung pada djawadwipablambangan.com bisa menghadiri dan memberikan sumbangsih pemikiran dalam memberikan konsep edukasi Pelestarian Sejarah, Adat budaya warisan leluhur untuk membuka akses rumah peradaban yang akan dikembangkan disejumlah wilayah Kabupaten / Kota di Jawa hingga BALI,” Ungkapnya.

Disisi lain, dalam momen diskusi telah terbagi kesejumlah Komisi diantaranya, Komisi 1, Seni Oral Tradisional, Bahasa Ibu dan Aksara. Komisi 2 membidangi Sistem Kepercayaan dan Filosofis Spiritual Nusantara. Sedangkan Komisi 3 dibidang Sistem Kemasyarakatan, Pedoman Hidup dan Ketatanegaraan Nusantara, Komisi 4 dibidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Sedangkan Komisi 5 membidangi Historis dan Jejak Peradaban yang diketuai oleh R. Bagus E.Prasetyo SH djawadwipablambangan dari Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, Di komisi 6 Kesenian Budaya Nusantara dan komisi 7 membidangi Kalender Nusantara dan Masyarakat Adat. Dari keenam Komisi tersebut semua gagasan akan dirumuskan dan dilanjutkan pada rapat pleno.

“Hal ini merupakan pengumuman resmi yang telah ditetapkan Dewan Pengarah Kongres Kebudayaan Nusantara 2026,” Ujarnya.

(Tyo)

Komentar Klik di Sini