KARAWANG — METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Kelompok 52 melaksanakan program pendampingan digitalisasi bagi UMKM Kue Basah milik Ibu Pinih di Dusun 4, Desa Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Program ini bertujuan membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital sekaligus memperkuat identitas usaha.
Pendampingan yang dilakukan meliputi pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, pembuatan website sebagai media promosi, serta pemasangan spanduk usaha di rumah produksi. Ketiga langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan visibilitas UMKM sehingga lebih mudah dikenal dan dijangkau oleh masyarakat.
Sebagai langkah awal digitalisasi, mahasiswa mendaftarkan lokasi UMKM Kue Basah Ibu Pinih ke Google Maps. Dengan adanya titik lokasi tersebut, pelanggan tidak lagi kesulitan mencari rumah produksi yang berada di kawasan permukiman.
Kini, masyarakat dapat menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah hanya melalui pencarian di Google Maps. Kehadiran titik lokasi ini juga diharapkan mampu menjangkau pelanggan baru, baik dari dalam maupun luar Desa Talagajaya.
Selain menghadirkan lokasi usaha di platform digital, mahasiswa juga merancang sebuah website yang memuat profil UMKM, daftar produk, informasi kontak, serta cara pemesanan. Website tersebut dapat diakses melalui https://umkmkuebasahibupinih.netlify.app , sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai usaha Kue Basah Ibu Pinih secara lebih mudah.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Melalui website ini, calon pelanggan dapat mengenal berbagai produk yang ditawarkan tanpa harus datang langsung ke lokasi. Kehadiran website juga menjadi langkah awal dalam membangun identitas digital UMKM serta memperluas jangkauan promosi di era digital.
Sebagai pelengkap upaya promosi, mahasiswa turut mendesain dan memasang spanduk usaha di depan rumah produksi. Spanduk tersebut memuat nama usaha, jenis produk, serta nomor kontak yang dapat dihubungi pelanggan.
Selain memudahkan masyarakat mengenali lokasi usaha, pemasangan spanduk juga bertujuan memperkuat identitas UMKM agar lebih mudah diingat oleh pelanggan maupun masyarakat yang melintas.
Ibu Pinih menyambut baik program pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan hal baru yang sangat membantu dalam memperkenalkan usahanya kepada masyarakat.
“Saya senang sekali dibantu adik-adik mahasiswa. Sekarang usaha saya sudah lebih mudah ditemukan karena ada di Google Maps, punya website, dan juga ada spanduk di depan rumah. Semoga usaha saya semakin dikenal banyak orang,” ujar Ibu Pinih.
Program pendampingan digitalisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN UNSIKA dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis teknologi di Desa Talagajaya. Melalui pemanfaatan Google Maps, website, dan media promosi fisik, diharapkan UMKM Kue Basah Ibu Pinih mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, serta menginspirasi pelaku UMKM lainnya untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
(KKN Unsika Talagajaya)


Komentar Klik di Sini