Sabtu, Maret 2, 2024

Pemerintah Kembali Bentuk Badan Pangan, Sultan: Disorientasi Politik Pangan

Must Read

Jakarta – metropaginews.com || Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin menilai kebijakan pemerintah membentuk Badan Cadangan Logistik Strategis sebagai disorientasi politik pangan di tengah ancaman krisis pangan dan energi global.

Hal ini diungkapkan Mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu merespon pemerintah membentuk Badan Cadangan Logistik Strategis yang akan diatur dengan Peraturan Presiden tentang Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional Melalui Pengembangan Kawasan Food Estate (lumbung pangan).

“Yang pertama saya kira sudah terlalu banyak lembaga yang merupakan bagian dari struktur kementerian maupun lembaga non kementerian yang diberikan kewenangan untuk melakukan produksi dan ketahanan pangan nasional. Bahkan pemerintah sudah melakukan holding company dengan kehadiran Badan pangan Nasional yang menjadi induk dari semua BUMN terkait urusan pangan”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada, Kamis (6/10/2022).

Kementerian Pertanian, kata Sultan, juga sudah memiliki Badan Ketahanan pangan. Jadi penambah badan cadangan logistik ini menjadi sangat tidak efisien dan tidak tepat bagi sistem birokrasi ketahanan pangan nasional.

“Sebenarnya Politik pangan kita ini strateginya mau diarahkan ke mana dan untuk siapa? Dan apakah kehadiran berbagai badan pangan dengan konsep food estate itu sudah sesuai kebutuhan atau relevan untuk diterapkan dalam sistem pertanian kita”, tanya Senator asal Bengkulu itu.

Lebih lanjut Sultan mengusulkan agar pemerintah sebaiknya memaksimalkan peran dan fungsi peningkatan produksi untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dari kementerian dan lembaga yang ada saat ini. Kementerian pertanian dan Bulog sudah cukup baik melakukan peran itu, cuman memang masih dibutuhkan peningkatan kinerja produksi dan distribusi.

“Saya kira sistem Produksi pangan kita hanya perlu diberikan sentuhan teknologi, insentif modal dan mekanisme pasar yang berpihak pada petani. Sehingga Pemerintah tidak perlu melakukan segmentasi lahan dan kemudian menerapkan sistem ketahanan pangan yang eksklusif dan tidak cukup mampu memberdayakan masyarakat petani setempat”, tutupnya.

Diketahui, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembentukan Badan Cadangan Logistik Strategis diputuskan dalam rapat perkembangan food estate yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta,Selasa (4/10).

Editor : Tedy Yana Setiawan.

ONLINE TV NUSANTARA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Korban Penipuan Minta LP, Polres Magetan Enggan Keluarkan LP, Pengamat Kepolisian Didi Sungkono Bicara

SURABAYA - METROPAGINEWS.COM || Polres Magetan Polda Jatim, tolak mengeluarkan Laporan Polisi (LP) dalam kasus penipuan yang menimpa korban...

More Articles Like This


Notice: ob_end_flush(): Failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/metropaginews/public_html/wp-includes/functions.php on line 5373