KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten terima kunjungan pendampingan dari Polda Jawa Tengah untuk napiter; kegiatan sebagai bentuk sinergi antarinstansi guna dukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial.Jumat ( 17/7/2026)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten menerima kunjungan tim dari Polda Jawa Tengah dalam rangka kegiatan pendampingan terhadap narapidana terorisme (napiter). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pembinaan berkelanjutan dan penguatan sinergi antarinstansi dalam menangani isu terkait terorisme, yang berlangsung di lingkungan Lapas Klaten dengan melibatkan jajaran petugas pemasyarakatan dan tim pendamping khusus dari Polda Jawa Tengah.

Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap napiter bukan hanya tanggung jawab satu institusi saja, melainkan bentuk komitmen bersama untuk mendukung proses pembinaan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik serta tercipta lingkungan pembinaan yang kondusif guna mendukung proses reintegrasi sosial narapidana. Tujuan utama adalah membantu mereka untuk kembali memahami nilai-nilai kebangsaan, menghargai persatuan dan kesatuan, serta siap untuk hidup sebagai warga negara yang taat hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim Polda Jawa Tengah yang dipimpin oleh perwira terkait melakukan dialog dan pendampingan secara langsung kepada para napiter, memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keutuhan negara serta dampak buruk dari tindakan terorisme terhadap bangsa dan masyarakat. Selain itu, tim juga berkoordinasi intensif dengan petugas Lapas terkait perkembangan pembinaan yang telah dilaksanakan, termasuk evaluasi hasil pembinaan, perkembangan perilaku, serta kebutuhan tambahan yang mungkin diperlukan dalam proses rehabilitasi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan mengedepankan pendekatan humanis sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan hak-hak narapidana sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Lapas Klaten terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi erat dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan, termasuk narapidana terorisme. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendukung keberhasilan program pembinaan, meningkatkan kesadaran hukum dan cinta tanah air, serta mempersiapkan setiap warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan berkontribusi positif bagi negara.
Sinergi antara Lapas dan Polda Jawa Tengah dalam pembinaan napiter menjadi langkah penting untuk menjaga keutuhan bangsa dan membantu mereka kembali menjadi bagian yang positif bagi masyarakat. Semoga program pendampingan ini terus memberikan hasil yang optimal.
( Desi )


Komentar Klik di Sini