Cimahi-metropaginews.com || PJ Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, monitoring Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM), Open Defecation Free ( ODF), di Kelurahan Citereup Kecamatan Cimahi Utara, yang berlangsung di gedung Aula kelurahan Citeureup,Jl. Encep Kartawiria No.29, Citeureup, Senin (29/01/2023).
Acara tersebut di hadiri, Kepala Dinsos, Kota Cimahi,Dra.Ahmad Saepulloh,M.M, Camat Cimahi Utara, Camat Cimahi Utara,Taryadi Ahmad Taufik, S.Sos, MM, Lurah Citeureup,Lurah Citeurep Rusli Sudarmadji S.IP, dan jajaran, perwakilan Bank BJB Cimahi, Ketua BKM Citereup, dan para tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut PJ Wali kota menempelkan stiker secara simbolis di rumah salah satu warga,RT 02 RW 08 Kelurahan Citeureup,Tata Suryadinat (57).
Pada awak media Dikdik S Nugrahwan mengatakan, kegiatan ini merupakan monitoring dalam pembangunan septic Tank individu di Kelurahan Citeureup.
“Bahwa pembangunan setic tank individu di kelurahan Citeureup ini, pemerintah Cimahi mengalokasikan untuk 12 RW dengan jumlah 175 titik,ini berkat bantuan dari CSR Bank BJB di kota Cimahi.

Mudah-mudahan bisa memenuhi target ODF di Kota Cimahi, program untuk penataan lingkungan di Kota Cimahi akan tetap menjadi prioritas Utama di dalam penanganan masalah BABS
Untuk kedepannya di tiap-tiap kelurahan pun akan sama di dalam pembangunan septic tank, Karana kita berusa untuk seperti ini dapat terima manpaat nya oleh masyarakat di masing-masing kelurahan.
Harapannya untuk masyarakat setelah septic tank telah terbangun bisa memelihara dengan baik sehingga bisa berjangka waktu yang sangat lama, ini upaya kita untuk melakukan penyehatan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu lurah Citeureup Rusli Sudarmadji, menjelaskan.ini adalah merupakan monitoring pelaksanaan Septictank Individu yang merupakan bantuan dari CSR Bank BJB.
“Di kelurahan Citeureup untuk pembangunan septic tank ini kebagian 175 titik di 12 RW, mudah-mudahan di tahun ini sedah selai dan di tahun depannya kita bisa mendapatkan kembali pembangunan septic tank.
Di kelurahan Citeureup ini memang masih ada yang membutuhkan untuk di buat kan jamban yang sehat, sehing masyarakat tidak membuang Air besar di sembarang tempat.
Jumlah RW di kelurahan Citeureup ini ada 19 RW yang baru mendapatkan pembangunan ini baru 12 RW, mudah-mudahan kedepannya RW yang lain pun bisa menyusul dengan CSR dari Bank BJB, melalui pemerintah kota Cimahi,” tutupnya.
Reporter : Rustandi


Komentar Klik di Sini