BerandaPemerintahSenam Pagi Rutin: Wujud Pembinaan Jasmani Humanis Yang Semarak Di Lapas Klaten

Senam Pagi Rutin: Wujud Pembinaan Jasmani Humanis Yang Semarak Di Lapas Klaten

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten gelar senam pagi rutin sebagai wujud pembinaan jasmani humanis yang mendalam, menjaga kesehatan fisik-mental, mempererat kebersamaan, dan menciptakan suasana positif bagi warga binaan.Rabu (17/12/25)

 

Pagi Rabu menyapa halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten dengan semangat yang menyejukkan, ketika puluhan warga binaan dari berbagai blok hunian berkumpul untuk mengikuti kegiatan senam pagi bersama. Diiringi irama musik yang energik dan menggairahkan, setiap gerakan dilakukan dengan tertib dan keikhlasan di bawah pengawasan penuh petugas pemasyarakatan.

Desain tanpa judul 20251217 184856 0000

Kegiatan senam pagi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian integral dari program pembinaan jasmani yang dirancang secara cermat untuk menjaga kesejahteraan fisik dan kestabilan mental warga binaan. Kepala Lapas Klaten, Andik Dwi Saputro, menekankan nilai esensial dari kegiatan yang menjadi sorotan pagi itu. “Kami bertekad menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga produktif bagi warga binaan dan senam rutin ini adalah salah satu wujudnya,” ungkapnya dengan nada yang penuh kepedulian.

 

Menurutnya, senam bersama membawa manfaat ganda yang mendalam: selain meningkatkan kebugaran tubuh dan daya tahan, kegiatan ini juga mempererat ikatan kebersamaan antar warga binaan serta menciptakan suasana positif yang menyegarkan suasana di dalam lingkungan lapas. Lebih jauh, ia juga berperan sebagai sarana rekreasi yang menyegarkan pikiran, mampu mengurangi kejenuhan dan beban batin selama masa pembinaan.

 

Para peserta tampak antusias dan penuh semangat mengikuti setiap gerakan, dengan harapan yang tulus agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara konsisten. Dengan ini, Lapas Klaten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan yang berwawasan humanis, sehat, dan berorientasi pada pembentukan karakter yang baik sehingga warga binaan benar-benar siap untuk kembali menyatu dengan masyarakat dengan wawasan yang lebih positif.

 

 

(Desi)

Komentar Klik di Sini