BANJARNEGARA – METROPAGINEWS.COM || SMP Negeri 3 Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan menggelar apel, karnaval, penampilan tim MAPSI, dan lomba menggambar kaligrafi, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut diikuti seluruh murid, dewan guru, dan karyawan sekolah. Peringatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai keimanan, semangat menuntut ilmu, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Kepala SMP Negeri 3 Susukan, Drs. Setiya Suwandi, dalam amanatnya mengajak para murid memaknai Hari Santri Nasional sebagai kesempatan membangun generasi muda yang beriman, berilmu, berkarakter, dan bertanggung jawab.

Ia menyampaikan tiga bentuk jihad yang relevan bagi pelajar masa kini, yakni jihad melawan kemalasan dan kebodohan, jihad digital, serta jihad menjaga adab dan akhlakul karimah.
Pertama, jihad melawan kemalasan dan kebodohan diwujudkan melalui kesungguhan dalam belajar, ketekunan menuntut ilmu, serta semangat pantang menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Kedua, jihad digital dilakukan dengan memanfaatkan gawai dan media sosial secara bijak untuk kegiatan positif. Para murid juga diingatkan agar menjauhi perundungan siber (cyberbullying), tidak terlibat judi online, serta menggunakan teknologi untuk menyebarkan informasi dan kebaikan.
Ketiga, jihad menjaga adab dan akhlakul karimah. Menurut pesan yang disampaikan dalam apel tersebut, ilmu pengetahuan perlu diiringi perilaku terpuji, seperti menghormati guru dan orang tua, menyayangi sesama, serta menghargai perbedaan suku dan agama.
Setiya Suwandi juga menekankan bahwa semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” harus diwujudkan melalui pendidikan, sikap bertanggung jawab, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Cinta Tanah Air, lanjut pesan tersebut, tidak hanya ditunjukkan dengan mengibarkan bendera, tetapi juga melalui upaya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati peraturan, dan melestarikan lingkungan.
“Kesimpulannya, kuatkan iman, tingkatkan ilmu, dan perbaiki akhlak,” menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Santri Nasional di SMP Negeri 3 Susukan.
Karnaval dan Lomba Kaligrafi Meriahkan Hari Santri
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval Hari Santri yang diikuti para murid dengan mengenakan busana bernuansa putih.
Murid putra mengenakan baju koko putih, sarung, dan peci. Sementara itu, murid putri mengenakan gamis atau atasan putih yang dipadukan dengan rok panjang dan jilbab.
Para peserta membawa bendera kecil Merah Putih serta spanduk sederhana dari masing-masing kelas. Karnaval melewati rute yang telah ditentukan, termasuk Masjid Al-Ikhlas, sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan dan penyampaian pesan kebaikan kepada masyarakat.
Kemeriahan berlanjut melalui penampilan tim MAPSI yang menampilkan potensi dan kreativitas peserta didik. Selain itu, lomba menggambar kaligrafi digelar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan murid terhadap seni Islami.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMP Negeri 3 Susukan berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para murid diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, mencintai Tanah Air, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Semangat Hari Santri Nasional pun diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas melalui pendidikan, persatuan, dan perilaku terpuji.
SMP Negeri 3 Susukan: Santri Menguatkan Negeri, Bersama Mewujudkan Generasi Indonesia Emas.
(Heri.M)



Komentar Klik di Sini