CILACAP – METROPAGINEWS.COM || Suasana meriah menyelimuti Desa Karangreja, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Rabu siang (13/05/2026). Ratusan warga Dusun Gunung Wilis tumpah ruah memenuhi Pendopo Balai Desa Karangreja untuk menghadiri acara tradisi Sedekah Bumi sekaligus Bukak Bumbung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026.
Acara sakral tersebut diawali dengan arak-arakan gunungan hasil bumi, buah-buahan, dan sayuran, serta pawai budaya yang mengiringi prosesi Sedekah Bumi. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan masyarakat.

Kepala Desa Karangreja, Warsono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, kesehatan, dan kemakmuran yang diberikan kepada seluruh warga.
“Tradisi Sedekah Bumi yang sudah berlangsung sejak lama di desa ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Sang Maha Pencipta. Alhamdulillah, dari 29 RT yang ada di Desa Karangreja seluruhnya bisa menyembelih kambing untuk syukuran tahun ini. Saya bangga masyarakat Desa Karangreja dapat melaksanakan Sedekah Bumi dengan lancar tanpa halangan apa pun,” ujar Warsono.
Sedekah Bumi tahun ini terasa berbeda karena bertepatan dengan kegiatan Bukak Bumbung pembayaran PBB Tahun 2026 yang dilakukan secara serentak dan langsung lunas pada hari yang sama.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Camat Cipari, Fajar Eko Setiawan, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan Sedekah Bumi yang dipadukan dengan gerakan pembayaran PBB tersebut. Menurutnya, tradisi budaya dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak menjadi contoh positif bagi desa lain.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Desa Karangreja yang mampu melestarikan tradisi budaya Sedekah Bumi dengan penuh hikmat dan sakral. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam membayar PBB lebih awal melalui bukak bumbung secara serentak patut menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” ungkap Camat Cipari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap melalui Kabid Kebudayaan, Camat Cipari, Danramil Sidareja yang diwakili Babinsa, Kapolsek Cipari yang diwakili Bhabinkamtibmas, Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Sedekah Bumi dan doa bersama sebagai simbol harapan agar masyarakat Desa Karangreja senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.
Untuk memeriahkan acara, panitia menghadirkan hiburan seni budaya Ebeg atau Kuda Lumping yang menjadi kesenian khas masyarakat Banyumasan. Suasana semakin semarak ketika alunan musik gending Kuda Lumping mulai dimainkan. Warga pun berbondong-bondong memadati halaman Pendopo Balai Desa Karangreja untuk menyaksikan atraksi para penari yang memukau.
Reporter : Sudarsono


Komentar Klik di Sini