SlDOARJO – METROPAGINEWS.COM || Di balik gemerlap kota dan lalu lalang kendaraan, tersimpan kisah memilukan yang menyayat hati. Seorang pria bernama Yusuf, bersama bayi perempuannya yang baru berusia 11 bulan, tinggal di kolong jembatan wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Kisah ini viral setelah diunggah oleh konten kreator @najib_spbu melalui Instagram, menyentuh hati ribuan netizen di seluruh Indonesia.
Bayi Zafa, Malaikat Kecil di Bawah Kolong Jembatan
Dalam video yang diunggah oleh Najib, terlihat bayi mungil bernama Zafa tersenyum ceria di tengah kondisi yang jauh dari kata layak. Ia tinggal bersama ayahnya di ruang sempit dan gelap, hanya beralaskan tikar dan kain lusuh. Di atas mereka, kereta api terus melintas, menjadi latar suara sehari-hari.
“Kadang saya dua hari gak makan. Yang penting bisa beli susu buat anak saya,” kata Yusuf dengan mata berkaca-kaca, sebagaimana dituturkan Najib.
Ia tidak ingin anaknya merasakan kelaparan yang dulu ia alami semasa kecil sebagai anak yatim piatu. Kini, setelah istrinya wafat, Yusuf menjadi satu-satunya tempat bergantung bagi Zafa.
Netizen Terharu: “Aku pun Sama Punya Balita, Nggak Kebayang…”
Unggahan Najib langsung meledak di media sosial. Ribuan komentar membanjiri video tersebut. Banyak yang menangis dan merasa terhubung secara emosional, terlebih mereka yang juga memiliki anak kecil.
“Dari kemaren belum berani komen karna gak tau mesti ngomong apa, nyesek banget Yaa Allah.. aku pun sama punya balita, ga kebayang,” tulis akun @lina***.
“Bawah jembatan frontage setelah flyover Aloha, sudah lama mereka tinggal di sana,” ungkap @sagita***, mengonfirmasi lokasi tempat tinggal Yusuf dan Zafa.
Video tersebut kini telah dibagikan ribuan kali di TikTok, Instagram, hingga Facebook. Banyak netizen yang kemudian mengajak berdonasi dan menyuarakan pentingnya kehadiran pemerintah serta masyarakat untuk bergerak bersama membantu Yusuf dan putrinya.
Part Paling Mengharukan: “Baru Datang, Zafa Langsung Minta Digendong…”
Menurut Najib, momen paling menyentuh terjadi saat pertama kali ia menginjakkan kaki ke kolong jembatan.
“Pas saya baru datang, Zafa langsung minta digendong padahal belum pernah ketemu saya sama sekali. Hati saya remuk saat itu,” ujar Najib.
Ia pun mengaku menangis saat mengedit video, membayangkan bagaimana bayi sekecil itu bisa bertahan dalam kondisi panas, gelap, dan penuh risiko.
Ayo Bantu Yusuf dan Zafa: Kemanusiaan Tak Mengenal Jarak
Kisah ini bukan sekadar cerita viral. Ini adalah panggilan nurani. Yusuf tidak meminta belas kasihan. Ia hanya ingin anaknya bisa minum susu dan hidup lebih baik dari dirinya dulu.
Saat ini, banyak netizen mulai menggalang bantuan. Najib juga tengah membuka akses donasi dan akan segera merilis detail rekening donasi terpercaya dalam waktu dekat.
Jika kamu membaca ini dan merasa tersentuh, jangan diam. Sebarkan kisah Yusuf dan Zafa. Karena barangkali, melalui tanganmu, masa depan mereka bisa berubah.
Reporter: Redho


Komentar Klik di Sini