BerandaHukumLapas Klaten Gandeng BNNK Surakarta Gelar Rehabilitas Pemasyarakatan Tahun 2025

Lapas Klaten Gandeng BNNK Surakarta Gelar Rehabilitas Pemasyarakatan Tahun 2025

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten resmi membuka program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025 bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta. Kamis (21/08).

 

Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, untuk memutus rantai ketergantungan napza yang bermuara pada pengurangan pengulangan tindak pidana guna mencegah over kapasitas.

 

 

Salah seorang peserta rehabilitasi saat dimintai keterangan menyebut program ini memberikan manfaat baginya dalam memahami bahaya narkoba. “Setelah mengikuti pra-rehabilitasi kemarin, kami diberikan pembekalan mengenai manfaat dan tujuan rehabilitasi ini sehingga kini kami siap mengikuti program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025,” janjinya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Ditjenpas Jateng. Hasan Basri, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Inisiatif Lapas Klaten dalam menghadirkan layanan rehabilitasi berbasis kerja sama antar lembaga adalah bagian dari upaya nyata pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan membina.

Dengan semangat rehabilitasi yang bersinergi, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan menuju kehidupan yang lebih sehat dan produktif setelah menjalani masa pidana.

Kegiatan diawali dengan pertunjukkan yel yel Narapidana, setelah itu dilanjutkan kegiatan peninjauan sarana asimilasi dan edukasi Lapas Klaten serta meninjau program ketahanan pangan di lingkungan brandgang.

Kepala Lapas Klaten, Andik Dwi Saputro menjelaskan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, rehabilitasi telah menjadi bagian dari fungsi perawatan yang wajib dilakukan setiap Lapas, Rutan, maupun LPKA di seluruh Indonesia.

“Dengan dibuka program rehabilitasi ini, kami berharap kepada seluruh peserta agar memanfaatkan program dengan baik sehingga dapat pulih dari ketergantungan narkoba,” harapnya.

(Desi)

Komentar Klik di Sini