BerandaPariwisataUmbul Besuki Sambut Padusan dan Ramadhan Tanpa Kenaikan Harga

Umbul Besuki Sambut Padusan dan Ramadhan Tanpa Kenaikan Harga

KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Kawasan wisata Umbul Besuki tetap membuka pintunya setiap hari meski memasuki bulan puasa dan momentum padusan, dengan harga tiket yang tidak mengalami kenaikan. Objek wisata air yang memiliki lima kolam renang ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan, terutama pada sesi padusan, akhir pekan, dan diperkirakan mencapai puncaknya saat musim Lebaran nanti. Keputusan untuk mempertahankan tarif normal menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga yang ingin menikmati suasana padusan tanpa terbebani biaya tambahan (17/02/2026).

 

Menurut Nurcholis, salah satu pengelola Umbul Besuki, kunjungan pada musim padusan kali ini relatif ramai dan bahkan lebih tinggi dibandingkan musim padusan tahun sebelumnya meski belum seramai seperti saat pembukaan ketika pandemi dahulu. Lonjakan pengunjung masih terlihat naik dari aktivitas keluarga yang datang untuk berendam, berkumpul, dan melakukan tradisi ritual padusan secara mandiri. Bisanya mereka datang pada momen sore menjelang berbuka yang menjadi waktu favorit bagi banyak pengunjung untuk menggelar ritual padusan bersama keluarga dan kerabat, meski di lokasi tidak ada ritual resmi yang diselenggarakan oleh pengelola.

My project 22

Adat dan tradisi setempat tetap dijaga melalui kegiatan-kegiatan yang terjadwal, salah satunya adalah kenduri banyu atau upacara adat terkait air. Nurcholis menjelaskan bahwa pelaksanaan kenduri banyu di Umbul Besuki akan menyusul setelah acara serupa yang baru saja dilaksanakan di Umbul Sigedang tahun lalu, dan untuk tahun ini rencananya giliran Umbul Besuki yang akan menjadi tuan rumah. Kenduri tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi lokal sekaligus memperkaya pengalaman budaya bagi pengunjung yang datang.

Untuk menambah keseruan selama musim padusan ini, Umbul Besuki menghadirkan hiburan ringan seperti live musik dan atraksi sederhana. Penampilan-penampilan seperti atraksi bertema Spiderman yang merayap di antara selling tali dan terjun dari ketinggian ke kolam Umbul Besuki. Hal tersebut kerap muncul sebagai hiburan keluarga, atraksi tersebut dilakukan oleh profesional sehingga tetap mengutamakan keselamatan dan tidak dilakukan sembarangan. Hiburan ini dirancang untuk menciptakan suasana meriah tanpa mengganggu ketenangan pengunjung yang datang untuk beribadah atau beristirahat.

Dari sisi keselamatan, pengelola menyatakan kondisi selama ini relatif kondusif, namun ada kekhawatiran terkait faktor cuaca yang tak bisa ditebak. Area sekitar Umbul Besuki memang dikelilingi pohon jati dan beringin besar, sehingga angin kencang atau cuaca buruk berpotensi mengancam kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Menyikapi hal tersebut, pihak pengelola telah menerapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk penyiapan jalur evakuasi dan penyediaan personel lifeguard berlapis. Tim SAR lokal Umbul Besuki bekerja sama dengan tim SAR Klaten untuk berpatroli di sekitar kolam, memastikan pengawasan intensif dan respons cepat bila diperlukan. Prioritas utama pengelola adalah menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung selama beraktivitas di area wisata.

My project 23

Fasilitas yang tersedia di Umbul Besuki masih mempertahankan konsep alami dan ramah keluarga. Selain lima kolam renang, pengunjung dapat menikmati area camping ground, jalur hiking, taman yang asri, serta kolam yang disebut “sebening kaca” karena kejernihan airnya. Untuk penambahan wahana, hingga kini belum ada penambahan signifikan, rencana penambahan satwa masih dalam tahap perencanaan. Pengelola menegaskan bahwa pengembangan fasilitas akan dilakukan secara bertahap dan prioritas diberikan pada spot-spot yang mendesak dan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Upaya perbaikan dan penambahan fasilitas memang menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Umbul Besuki untuk meningkatkan kualitas layanan. Pengelola terus berbenah dengan menata spot-spot baru yang potensial dan merencanakan wahana wisata yang relevan dengan kebutuhan pengunjung. Selain itu, Umbul Besuki kini telah masuk dalam aplikasi kalender wisata unggulan di Klaten, sehingga setiap event atau kegiatan yang diselenggarakan mudah di informasikan kepada publik melalui aplikasi tersebut serta kanal media internal pengelola. Keberadaan di kalender wisata ini membantu menjangkau lebih banyak pengunjung dan memudahkan koordinasi acara.

“Secara kelembagaan, pengelolaan Umbul Besuki berada di bawah LUPMMDES (Lembaga Usaha Produktif Milik Masyarakat Desa). Model pengelolaan ini memastikan bahwa pemasukan dari objek wisata akan kembali kepada masyarakat sekitar, tidak hanya dinikmati oleh pengelola. Skema ini mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong partisipasi warga dalam menjaga serta mengembangkan potensi wisata desa.” ungkap Nurcholis

Dengan kombinasi fasilitas yang memadai, hiburan yang terkontrol, langkah keselamatan yang jelas, serta komitmen untuk menjaga tradisi dan memberdayakan masyarakat, Umbul Besuki tampil sebagai destinasi yang ramah keluarga dan budaya. Pengunjung dapat menikmati suasana padusan dan akhir pekan tanpa khawatir soal kenaikan harga tiket, sambil merasakan nuansa alam yang asri dan pelayanan yang semakin profesional. Pengelola terus memantau kebutuhan dan masukan dari pengunjung untuk memastikan Umbul Besuki tetap menjadi pilihan utama wisatawan lokal selama musim padusan dan seterusnya.

Di bawah rindang pohon jati dan gemericik air yang menenangkan, Umbul Besuki bukan sekadar tempat rekreasi, ia adalah ruang pertemuan antara tradisi, alam, dan kebersamaan, di sini setiap tawa keluarga, ritual padusan yang khidmat, dan upaya pelestarian budaya berpadu dengan komitmen keselamatan serta pemberdayaan masyarakat setempat, menjadikan setiap kunjungan bukan hanya pengalaman singkat tetapi kenangan yang hangat untuk dibawa pulang, sebuah undangan sederhana untuk kembali merasakan ketenangan dan keakraban alam asri yang tak lekang oleh waktu.

( Pitut Saputra )