BerandaPemerintahTingkatkan Profesionalisme Penanganan Klien Terorisme, PK Bapas Klaten Jadi Fasilitator Pelatihan Nasional

Tingkatkan Profesionalisme Penanganan Klien Terorisme, PK Bapas Klaten Jadi Fasilitator Pelatihan Nasional

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || PK Madya Bapas Klaten, Heri Pamungkas, dipercaya jadi fasilitator pelatihan nasional penanganan klien terorisme bersama Ditjenpas dan GCCS; pelatihan bertujuan tingkatkan profesionalisme PK dalam asesmen, pembimbingan, dan reintegrasi sosial.Kamis (7/5/2026)

 

Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten, Heri Pamungkas, dipercaya menjadi fasilitator dalam kegiatan Pelatihan Penanganan Klien Terorisme bagi Pembimbing Kemasyarakatan se-Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Global Center on Cooperative Security (GCCS) berlangsung pada tanggal 6–8 Mei 2026 di Hotel Jakarta City Centre, dengan hari kedua kegiatan berjalan pada Kamis (07/05/2026).

20260507 182720 0000

Pelatihan ini diikuti oleh 24 peserta Pembimbing Kemasyarakatan dari berbagai Bapas di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para PK dalam menangani klien kasus terorisme, khususnya dalam aspek asesmen awal, proses pembimbingan berkelanjutan, program reintegrasi sosial, hingga pengembangan strategi pendekatan yang humanis namun tetap berbasis risiko.

Dalam pelaksanaannya, Heri Pamungkas berperan aktif sebagai fasilitator yang tidak hanya memberikan penguatan materi teoritis, tetapi juga berbagi pengalaman praktis dari lapangan di Bapas Klaten. Ia juga memandu diskusi interaktif terkait praktik terbaik dalam penanganan klien terorisme, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam menangani klien secara humanis sambil tetap memperhatikan aspek keamanan dan mitigasi risiko potensial.

“Penanganan klien terorisme membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan terstruktur. Sebagai PK, kita tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga harus mampu membangun hubungan komunikasi yang baik, memahami faktor-faktor risiko yang ada, serta secara bertahap mendorong perubahan perilaku klien agar mereka dapat kembali diterima dan berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Heri Pamungkas.

20260507 182916 0000

Kepala Bapas Kelas II Klaten, Mikha, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap keterlibatan aktif Heri Pamungkas sebagai fasilitator dalam pelatihan ini. “Saya sangat mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan ini, karena ini menjadi kesempatan bagi para Pembimbing Kemasyarakatan untuk mengembangkan pendekatan yang lebih profesional dan berbasis rehabilitasi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sistem penanganan klien terorisme yang lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung secara aktif dan partisipatif melalui berbagai metode pembelajaran, seperti diskusi kelompok, analisis studi kasus nyata, simulasi penanganan skenario tertentu, serta pertukaran pengalaman antar peserta dari berbagai daerah yang memiliki tantangan berbeda dalam menangani klien terorisme. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Pembimbing Kemasyarakatan semakin siap menghadapi tantangan dalam pelaksanaan tugas pembimbingan, dengan cara yang profesional, terukur, dan selalu berorientasi pada keamanan masyarakat serta keberhasilan proses reintegrasi sosial bagi klien.

Kemampuan menangani klien terorisme dengan pendekatan yang tepat menjadi kunci keberhasilan proses reintegrasi dan pencegahan radikalisme. Semoga hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik di setiap daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat yang lebih damai dan harmonis.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini