BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Konon wilayah Keraton Macan Putih adalah merupakan pusat pemerintahan dan Ibu Kota Kerajaan Blambangan tepatnya pada masa pemerintahan Prabu Tawangalun pada tahun 1655 hingga 1691 M.
Mengenai letaknya berada di wilayah Desa Macan putih, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Untuk titik petilasan Prabu Tawangalun masuk wilayah Desa Gombolirang bersebelahan dengan Desa Macan putih.

Diungkapkan seorang Tokoh Budayawan yang sekaligus beliaunya pernah meneliti keberadaan peninggalan dimasa Peradaban Keraton Macan putih, Joko Sastro yang tergabung dalam Forum Peduli Sejarah Tawangalun dan Macan putih saat ditemui dikediamannya mengatakannya, bahwa sejak tahun 2000 lalu pernah menemukan sebuah tempat yang dipercaya sebagai Situs tepatnya berada di bagian selatan wilayah Dusun Krajan, Desa Macan putih.
Menurutnya, Situs tersebut menyerupai susunan bata merah hingga membentuk suatu bangunan.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
“Ukuran bata merah panjang 37 cm dengan lebar 18 cm dan memiliki ketebalan kurang lebih 9 cm. Sedangkan lebar bangunan kurang lebihnya 210 cm,” Ujarnya.
Selain itu, mengenai luas area Keraton Macan putih diperkirakan meliputi 3 (tiga) Desa diantaranya, Desa Macan putih, Desa Gombolirang dan Desa Labanasem. Dari keberadaan ketiga tersebut, wilayah Desa Macan putih yang lebih luas.
Disisi lain, keberadaan bata merah hingga saat ini masih ada dan terpendam berada di lahan milik masyarakat dan dipinggir aliran sungai.

“Serpihan atau potongan masih terlihat dan berada disejumlah titik wilayah Desa Macan putih dan sekitarnya. Harapan kami kedepan perlu adanya mini museum sebagai tempat menjadi sebuah edukasi, karena di wilayah Macan putih merupakan area yang menyimpan peradaban dimasa lalu,” Ungkapnya.
Tak hanya itu, melalui Djawa Dwipa Blambangan besar harapannya bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan harapan yang sudah sejak dulu menjadi usulan menjadikan Desa Macan putih mempunyai tempat sebagai Icon adanya peradaban sejarah.
(Tyo)



Komentar Klik di Sini