KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten gelar upacara Hari Kesadaran Nasional WBP dipercaya jadi petugas upacara. Tanamkan nilai kebangsaan, disiplin, cinta tanah air sebagai bekal reintegrasi sosial.Kamis (17/9)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional Berbangsa dan Bernegara, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara Lapas Klaten diikuti secara tertib oleh jajaran petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), menjadi momen penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur kebangsaan di tengah lingkungan pembinaan.

WBP Jadi Petugas Upacara: Belajar Disiplin & Tanggung Jawab
Yang istimewa dari pelaksanaan upacara kali ini adalah sejumlah WBP Lapas Klaten dipercaya untuk bertugas sebagai petugas upacara. Keterlibatan langsung WBP dalam susunan panitia dan petugas upacara bukan sekadar tugas, melainkan bagian dari pembinaan kepribadian yang nyata sarana untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, hingga rasa cinta tanah air.
Upacara berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta seluruh rangkaian susunan upacara nasional. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sikap tegak, disiplin, dan penuh penghormatan terhadap simbol-simbol negara.

Lebih dari Seremonial: Membangun Kesadaran Berbangsa
Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, Lapas Klaten terus mendorong WBP untuk memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, memiliki peran dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan menghormati kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kepala Lapas Klaten menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas dan WBP yang telah berpartisipasi dengan penuh ketertiban dan semangat.
“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi mampu memperkuat semangat pembinaan serta membentuk WBP yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh sebagai bekal paling berharga saat kembali ke tengah masyarakat kelak,” ujar Kalapas Klaten.
Menanamkan nilai kebangsaan di dalam lingkungan pemasyarakatan adalah salah satu bentuk pembinaan karakter yang mendasar. Semangat Pancasila, cinta tanah air, dan rasa persatuan yang tumbuh melalui upacara ini diharapkan bukan hanya terasa saat bendera dikibarkan, tetapi menjadi nilai yang hidup dan dihayati setiap hari menjadi fondasi bagi setiap WBP untuk kembali menjadi warga negara yang baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia.
( Desi )



Komentar Klik di Sini