BerandaSosial - EkonomiPT WMP & Sedulur Mancing Mania Klaten Eratkan Persaudaraan: Donasi Langsung Ke...

PT WMP & Sedulur Mancing Mania Klaten Eratkan Persaudaraan: Donasi Langsung Ke Korban Kebakaran Yang Rumahnya Ludes Dalam 15 Menit  

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Solidaritas nyata PT Wish Makmur Perkasa yang membidangi pertambangan pasir di Klaten dan SMMK salurkan bantuan ke Joko Nugroho Teguh Wibowo, rumahnya ludes terbakar diduga akibat korsleting tiang listrik. Kerugian ratusan juta, tak ada korban jiwa, harapan tumbuh dari Minggu (27/9)

 

Di tengah kepahitan kehilangan tempat bernaung, hadir kehangatan persaudaraan. PT Wish Makmur Perkasa (WMP) bersama Sedulur Mancing Mania Klaten (SMMK) menyalurkan bantuan langsung kepada Joko Nugroho Teguh Wibowo, warga yang rumahnya ludes terbakar pada Rabu (22/9/2026). Penyerahan dilakukan Jumat (25/9), tepat di lokasi kejadian bukan sekadar menyerahkan dana, melainkan hadir memeluk dan menguatkan sesama.

 

Bantuan ini menggabungkan dana Tanggung Jawab Sosial (CSR) PT WMP dan bersamaan dengan penggalangan dana sukarela dari rekan-rekan pemancing di kolam Erlangga, Bibis, hingga Kedung Lele Pedan. Langkah ini lahir dari kesadaran: Joko bukan orang asing, melainkan bagian dari keluarga besar komunitas pribadi yang dikenal baik dan suka menolong.

Desain tanpa judul 20260927 112812 0000

Salah satu rekan dari SMMK juga membenarkan terkait pribadi Joko Nugroho.

” Pak Joko ini orang nya juga suka menolong saya sudah lama kenal pak joko dan tau betul keluarganya dari dulu,ucap salah satu rekannya.

“Ini wujud kepedulian atas apa yang menimpa salah satu rekan kita. Kami kumpulkan dari CSR perusahaan dan sukarela teman-teman pemancing. Tali asih ini juga untuk mempererat persaudaraan,” ujar Agung, Kepala Operasional PT WMP sekaligus Ketua Umum SMMK, di lokasi kejadian.

Desain tanpa judul 20260927 111822 0000 1

15 Menit Semua Hilang, Hanya Baju di Badan yang Tersisa

Saat ditemui, Joko menceritakan peristiwa yang masih terasa seperti mimpi buruk. Kejadian sekitar pukul 11.00 WIB itu berlangsung sangat cepat. Diduga bermula dari korsleting pada tiang listrik PLN yang berdiri tepat di depan rumah tempat sekaligus berfungsi sebagai penampungan barang bekas milik kakaknya dan tempat jasa servis elektronik miliknya sendiri.

Rumah yang berdiri sejak tahun 1970-an itu hangus tak bersisa dalam hitungan menit.

“Hanya 15 menit, semuanya habis. Kabel meleleh, panel meledak,asap mengepul hitam.Tiga truk Damkar datang, tapi tak ada yang bisa diselamatkan. Tak ada yang tersisa kecuali baju yang saya pakai. Surat-surat penting pun lenyap,” ucap Joko dengan suara tertahan.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Ia juga menyampaikan bahwa tiang listrik tersebut sejak dulu berdiri di atas tanah milik keluarganya sempat diprotes, namun hingga kini tak ada penyelesaian. Meski begitu, yang terpenting: tak ada korban jiwa. Lima penghuni rumah saat itu sedang tidak di tempat.

Saat Sesama Mengulurkan Tangan

Di tengah kepasrahan akan masa depan yang belum terlihat jelas, kehadiran PT WMP dan SMMK menjadi cahaya kecil yang menenangkan. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan pengingat bahwa di saat seseorang jatuh, orang-orang di sekitarnya akan berhenti, berbalik, dan mengulurkan tangan.

Dari Kelurahan,camat serta sekolah anak saya juga sudah datang memberi support dan bantuan .Saya belum punya fikiran seperti apa untuk kedepannya serta nasib rumah yang ludes terbakar..Harapannya semoga ada perhatian dari pemerintah juga,ucap Joko.

Kebersamaan dari rekan rekan inilah yang menjadi kekuatan sesungguhnya bahwa tak ada yang sendirian saat musibah datang.

Rumah yang dibakar bisa dibangun kembali. Barang yang hilang bisa dicari penggantinya. Namun persaudaraan yang terjalin tulus di tengah kepedihan itulah harta yang tak bisa dilalap api. Semoga langkah kecil ini menginspirasi lebih banyak uluran tangan, dan semoga Joko serta keluarganya segera diberi kekuatan untuk bangkit kembali, pungkas Agung.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini