KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Ada cara unik yang dilakukan TPA Al Muawwanah Dukuh Pangean, Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten untuk mencetak santri yang mandiri dan produktif. Selasa (27/10)
Jika biasanya TPA hanya identik dengan belajar mengaji, kali ini puluhan santri diajak praktik langsung Cooking Class Donat dan Renang Ceria. Kegiatan tersebut digelar di objek wisata Umbul Bethek, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, pada Minggu (25/10/2026)
Kegiatan berlangsung dengan didampingi para ustadz dan ustadzah. Para santri diajarkan membuat donat dari nol, mulai dari membuat adonan, membentuk bulatan donat, hingga proses menggoreng dan memberi topping cokelat, keju, dan meses warna-warni.

Tangan-tangan kecil itu tampak antusias. Meski belepotan tepung, mereka belajar arti penting kerja sama, kesabaran, kebersihan, dan kemandirian.
Setelah puas memasak, keseruan berlanjut ke sesi Renang Ceria di kolam Umbul Bethek. Sesi ini bertujuan untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, sportivitas, serta menjaga kebugaran jasmani santri. Kegiatan renang berlangsung dengan pengawasan ketat dan pembagian kelompok sesuai usia.
Ustadz Widianto, S.T., selaku pengurus dan pembimbing TPA Al Muawwanah Dukuh Pangean mengatakan, kegiatan Cooking Class ini bertujuan agar santri bisa aktif membantu orang tua di rumah.
“Kegiatan hari ini adalah Cooking Class atau latihan membuat donat. Jadi santri dilibatkan untuk membuat donat dengan tujuan supaya para santri apabila di rumah bisa aktif membantu orang tua, belajar memasak atau membantu pekerjaan orang tua, berbakti kepada orang tua,” ujar Ustadz Widianto.
“Ini semacam edukasi, untuk melatih para santri ada kemauan untuk membantu orang tua, tujuannya seperti itu. Selain itu anak juga belajar mandiri, serta memiliki keterampilan wirausaha,” imbuhnya.
Selain itu, Ustadz Widianto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini bisa terlaksana karena dukungan dari para donatur. Tanpa para donatur mungkin kegiatan hari ini belum bisa terlaksana. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada para donatur atas amal jariyahnya, dan semoga ini bisa bermanfaat untuk kita semua,” tandasnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan wali santri. Anak-anak terlihat sangat senang dan pulang dengan membawa hasil masakan mereka sendiri untuk keluarga di rumah.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, anak jadi tidak main HP terus, jadi ada kegiatan yang bermanfaat, membuat anak juga betah di TPA. Tidak hanya ngaji tapi juga dapat bekal hidup,” kata salah satu wali santri.
Dengan konsep Ngaji + Terampil + Sehat, TPA Al Muawwanah Dukuh Pangean berharap mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya saleh secara agama, tetapi juga mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
( Pusoko )



Komentar Klik di Sini